Pengenalan Hardware Komputer

Pengenalan Hardware Komputer 
Secara ringkas maka sistem komputer terdiri atas tiga bagian penting yaitu
1. CPU ( Central Processing Unit )/Processor
2. Memory ( RAM dan ROM )
3. Input/Output.

Secara sederhana Blok Diagramnya dapat dilihat pada gambar 


Dimana bagian CPU/Processor, Memori dan Port I/O terletak (terpasang) pada Mother

Board, selanjutnya akan diperinci bagian-bagian dari Komputer tersebut :

1. Central Processing Unit / Processor
Merupakan bagian utama dari komputer karena processor berfungsi untuk mengatur semua aktifitas yang ada pada komputer. Satuan kecepatan dari processor adalah MHz (Mega Hertz) atau GHz(1000 MegaHertz ), dimana semakin besar nilainya semakin cepat proses eksekusi pada komputer.

2. Memori
Memori berfungsi untuk menyimpan data dan program. Memori beraneka tipe dari yang tercepat aksesnya sampai yang terlambat. Berdasarkan kecepatan aksesnya dapat dibuat hirarki memori seperti pada table 1.1. berikut. 

Selain menyatakan hubungan kecepatan, hirarki tersebut juga menyatakan hubungan-hubungan lain, yaitu :
  • Hubungan Harga : Semakin kebawah adalah harganya semakin murah. (Harga dihitung berdasarkan rupiah per bit data disimpan).
  • Hubungan Kapasitas : Semakin keatas umumnya kapasitasnya semakin terbatas.
  • Hubungan frekuensi pengaksesan : Semakin keatas semakin tinggi frekuensi pengaksesan.
Setiap kali pemroses melakukan eksekusi, pemroses harus membaca instruksi dari memori utama. Agar intruksi dapat dilakukan secara cepat maka harus diusahakan instruksi tersedia di memori pada hirarki berkecepatan akses lebih tinggi. Kecepatan eksekusi ini akan meningkatkan kinerja system. Untuk itu terdapat konsep memori dua level, yaitu ditampung dulu sementara di memori pada hirarki lebih tinggi.

Register Memori
Merupakan jenis memori dimana kecepatan akses yang paling cepat, Memori ini terdapat pada CPU/Processor.

Contoh : Register Data, Register Alamat, Stack Pointer Register, Memory Addresss Register, I/O Address register, Instruction Register , dll.

Cache Memori
Memori berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi yang lebih mahal daripada memori utama. Cachememory ini ada diantara memori utama dan register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu pada memori utama agar kinerja dapat ditingkatkan.

Cache Memory ini ada dua macam yaitu :
1. Cache Memory yang terdapat pada internal Processor , chace memory jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, dan harganya sangat mahal. Hal ini bisa terlihat pada Processor yang berharga mahal seperti P4,P3,AMD-Athlon dll, semakin tinggi kapasitas L1,L2 Chace memori maka semakin mahal dan semakin ceppat Processor.

2. Chace Memory yang terdapat diluar Processor, yaitu berada pada MotherBoard, memori jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, meskipun tidak secepat chache memori jenis pertama ( yang ada pada internal Processor). Semakin besar kapasitasnya maka semakin mahal dan cepat. Hal ini bisa kita lihat pada Motherboard dengan beraneka ragam kapasitas chace memory yaitu 256kb, 512kb, 1Mb, 2Mb dll.

Memori Utama
Memori yang berfungsi untuk menyimpan data dan program. Jenis Memori Utama :

1. ROM ( Read Only memory) yaitu memory yang hanya bisa dibaca saja datanya atau programnya. Pada PC, ROM terdapat pada BIOS ( Basic Input Output System) yang terdapat pada Mother Board yang berfungsi untuk men-setting peripheral yang ada pada system.

Contoh: AMIBIOS, AWARD BIOS, dll
ROM untuk BIOS terdapat beragamjenis diantaranya jenis Flash EEPROM BIOS yang memiliki kemampuan untuk dapat diganti programnya dengan software yang disediakan oleh perusahhan pembuat Mother Board, yang umumnya penggantian tersebut untuk peningkatan unjuk kerja dari peripheral yang ada di Mother Board.

2. RAM (Random Acces Memory) yang memiliki kemampuan untuk dirubah data atau program yang tersimpan didalamnya.

Ada bebrapa jenis RAM yang ada dipasaran saat ini :
• SRAM 
• EDORAM
• SDRAM
• DDRAM
• RDRAM
• VGRAM
• Dll.

Pada memori jenis RAM dikenal istilah BUS SPEED, seperti PC66, PC100, PC 133, PC200, PC 400 dll yang artinya adalah kecepatan aliran data atau program pada memori dimana semakin besar nilai BUS SPEED, maka semakin cepat akses terhadap memori tersebut.

Memori Sekunder
Merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program. Contoh: Hardisk, Floppy Disk dll

Hubungan antara Chace Memori, Memori Utama dan Memori Sekunder dapat dijelaskan dengan gambar 1.3 ,berikut :

3. Input/Output Unit
Input/Output Unit merupakan bagian dari komputer untuk menerima data maupun mengeluarkan/menampilkan data setelah diproses oleh Processor. Untuk mempermudah pembahasan tentang Input/Output unit, pada buku ini akan dijelaskan dalam dua bagian, yaitu :
- Port I/O
- Peripheral I/O

Port I/O
Port I/O merupakan Port atau Gerbang atau tempat dipasangnya conector dari peralatan I/O. Dimana setiap port I/O dibawah kontrol dari Processor.

1. Port Paralel (LPT1 atau LPT2)
Merupakan port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara parallel. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah :Printer, Scanner dll.

2. Port Serial (Com1, Com2 )
Merupakan port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah : Mouse, Modem , dll.

3. Port AT / PS2
Port ini umumnya digunakan untuk masukan dari Keyboard, Mouse.

4. USB Port
USB Port (Universal Serial Bus ) Port merupakan Port Serial universal bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh Perlatan yang menggunakan USB port : Camera Digital

5. Port VGA
Merupakan port yang berhubungan langsung dengan monitor. Port VGA didapatkan dari pemasangan VGA Card.

6. Port Audio
Merupakan port yang berhubungan langsung dengan peralatan audio seperti Tape, Radio, Speaker, Microphone, dll.


Peripheral I/O
Peripheral adalah sesuatu yang mengacu ke peralatan external yang dihubungkan dengan komputer. Peripheral komputer dapat dibagi ke dalam dua kategori berdasarkan fungsi. Kategori pertama terdiri atas peralatan yang melaksanakan operasi input dan output, kategori ini meliputi keyboard, trackball, mouse, printer, dan display video. Kategori kedua terdiri atas peralatan yang diutamakan pada penyimpan data sekunder, yang mana penyimpan utamanya disediakan oleh memori utama komputer.Ada banyak sekali peralatan penyimpan, seperti disk magnetic, optical disk, magnetic tapes, yang mampu untuk menyimpan data yang besar.

Pada modul ini akan dikenalkan peralatan yang umum digunakan pada Personal Computer (PC) :
• KeyBoard 
• Monitor
• Mouse
• Printer
• Scanner
• Disk Drive, Zip Drive
• CD ROM Drive

4. Perkembangan Hardware Komputer
Perkembangan teknologi elektronik yang paling pesat dan banyak dipakai dibanyak bidang dalam menyelasaikan pekerjaan maupun untuk memperolah informasi tidak lain adalah komputer. Perkembangan komputer ini diakibatkan oleh perkembangan mikroprosesor (processor) sebagai otak dalam menangani keseluruhan dari kerja komputer.

Perkembangan Mikroprosesor Intel dan Personal Computer(PC)
Sesuai dengan waktu evolusi generasi-generasi prosesor yang baru bermunculan dengan perfomance yang lebih canggih, baik dari segi kualitas maupun kerumitannya.

Perkembangan tipe prosesor :
• XT 8086 – 8088 
• AT 286, AT 386, AT 486
• Pentium I : AT 80586 dengan 50 Mhz, 70 Mhz, 90 Mhz, 100 Mhz, 133 Mhz
• Pentium II : 266 Mhz., 300 Mhz, 350 Mhz, 400 Mhz, 450 Mhz.
• Pentium III : 500 Mhz, 550 Mhz, 600 Mhz, 650 Mhz, 700 Mhz.
• Dan generasi terbaru sekarang Pentium IV

Processor selain Intel dan perkembangannya
Pangsa pasar yang menggiurkan untuk teknologi Komputer di Indonesia menyebabkan processor yang ada di Pasar tidak hanya produk Intel Co. tetapi Perusahaan lain seperti AMD ( Advanced Micro Device ) serta Cyrix juga mengeluarkan beberapa jenis Processor yang berusaha mengimbangi produk-produk dari Intel.

Produk-Produk dari AMD antara lain :
AMD K-5, AMD K-6, AMD K6-2, AMD K6-3, AMD K-7, AMD Duron, AMD Athlon. Dimana produk-produk AMD ini ternyata beberapa dan belakangan ini berhasil melampaui kemampuan dari produk-produk Intel.

Berikut merupakan data-data perbandingan arsitektur produk AMD dan Intel serta hasil Benchmark ( Test Kehandalan uProcessor). Processor AMD dikenal dengan harga yang lebih murah dengan kehandalan yang tidak kalah dengan produk Intel.

Selain AMD, Processor merk lain yang beredar dipasaran Indonesia adalah processor merk Cyrix yaitu Cyrix 6x86, M-II, dan M-III, tetapi sayangnya Processor merk Cyrix ini tidak seberhasil AMD untuk membuat processor tandingan bagi Intel.

Berikut ini akan ditampilkan beberapa Gambar Processor :


Mother Board
Mother Board merupakan board/papan induk dimana semua device dipasang mulai dari processor, memory, slot-slot untuk ekspansi, dll.

Yang harus diperhatikan dalam memilih ataupun merakit Mother board adalah bahwa setiap Motherboard memiliki spesifikasi yang berbeda untuk setiap merk atau type antara lain :
1. Setiap Motherboard memiliki pasangan dengan processor tertentu, yaitu type socket atau slot yang tersedia untuk prosessor.
2. Kemampuan Motherboard untuk bisa di Up-grade sampai dengan kecepatan Processor berapa. Umumnya motherboard mampu untuk di-upgrade dengan mengganti processor.Informasi tentang hal ini sangat penting untuk pembelian motherboard dengan pertimbangan untuk bisa di upgrade.
3. Kapasitas memory RAM yang bisa dipasang pada Motherboard Semakin besar kapasitas memory yang disediakn semakin menguntungkan.
4. Slot yang tersedia untuk setiap jenis RAM, misalnya berapa slot yang disediakan untuk EDO RAM, SDRAM dll.
5. Setting Motherboard secara BIOS (software) atu secara jumper setting .
6. Jumlah slot untuk PCI dan ISA. Slot slot tersebut sangat bermanfaat untuk penambahan peripheral seperti audio card.
7. Apakah motherboard Support untuk AGP bagi VGA card, support AGP akan lebih menguntungkan untuk persediaan apabila diinginkan peningkatan kemampuan grafis dari computer dengan memasang AGP card.
8. Speed Bus untuk memory sampai dengan kecepatan berapa ( 66,100,133,200,400 Mhz).
9. Apakah VGA card dan audio Card sudah onboard atau tidak.
10. Power Supply untuk Mother Board AT atau ATX atau Baby AT. 

Semua informasi diatas dapat diketahui dari manual book yang ada pada motherboard.

Bebrapa jenis Slot atautu Socket untuk processor antara lain :
1. Slot 1
2. Slot 2
3. Socket7
4. Slot A
5. Socket A
6. Socket 370
7. Socket 8
8. Socket 423

Slot1
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor P-III dan celeron

Slot2
Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium II Xeon

Socket 7
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD K6-2, AMD K6-3 dan Cyrix M-II serta Pentium MMX.

Slot A
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD Athlon, AMD Thunderbird.

Socket A
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD Athlon dan AMD Duron.

Socket 370
Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Intel® Pentium® III (Tualatin and

Coppermine) /CeleronTM

Socket 8
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium®II and Pentium® Pro .

Socket 423
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium-4.

MotherBoard Socket7

MotherBoard Slot 1

MotherBoard untuk Processor Pentium 4 

Merakit Komputer
I. Persiapan :
1. Persiapkan tools yang dibutuhkan seperti obeng(+) dan (-)
2. Pastikan komputer dalam keadaan mati (power off)
3. Jauhkan segala magnet dari hardisk.
4. Jauhkan air dan cairan dari komputer dan komponennya.
5. Sangat disarankan menginstall dengan disertai manual dari motherboard.

II. Menginstall Processor : (Jenis Socket) :
1. Lokasikan soket Zif dan buka dengan menarik tangkai soket keatas
2. Masukkan CPU kedalam socket dengan menjaga keadaan tangkai soket ketika memasukkan CPU
3. Ketika memasukkan CPU harus memperhatikan orientasi yang benar ada petunjuk khusus pada pocessor dan socket.
4. Dorong kebawah CPU dan kembalikan tangkai soket ke posisi semula.
5. Letakkan Heatsink diatas CPU dan pasang pengikatnya dengan benar.
6. Rangkaikan kabel fan (kipas) dengan supply.



Untuk tipe Slot :

Perhatian : Beberapa Motherboard masih memakai jumper setting atau Dip setting untuk mengatur kecepatan clock untuk processor. Sebagaian yang lainnya secara otomatis mendeteksi kecepatan processor atau setting secara BIOS.

III. Menginstall Memori
Jumlah slot dari memori tergantung dari slot yang tersedia pada MotherBoard. Cara pemasangan DIMM (SDRAM) :
1. Buka kancing socket
2. Periksa figure cetakan RAM
3. Masukkan modul SDRAM ke DIMM slot
4. Kunci/Tekan kembali kancing


IV. Menginstall AGP Card
1. Cari Lokasi AGP slot
2. Pasang AGP Port dengan hati-hati, tekan tegak lurus dengan bidang motherboard.
3. Pemasangan peralatan lainnya pada slot PCI atau ISA seperti VGA Card, Sound Card dll caranya sama dengan pemasangan AGP card. Perbedaan hanya jenis Slot yang akan dipasang.


V. Menginstall HardDisk :
1. Cari Port IDE pada MotherBoard
2. Pasang ujung kabel pada IDE connector, perhatikan warna merah pada kabel selalu terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada IDE connector.
3. Pasang ujung lainnya pada HardDisk
4. Pasang kabel supply HardDisk (perhatikan bentuk pasangan socket power supply)


VI. Menginstall Disk Drive :
1. Cari Port FDD pada MotherBoard
2. Pasang ujung kabel pada FDD connector, perhatikan warna merah pada kabel selalu terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada FDD connector.
3. Pasang ujung lainnya pada DiskDrive
4. Pasang kabel supply Disk Drive (perhatikan bentuk pasangan socket power supply)

VII. Menginstall Connector untuk Panel pada Chasing
1. Pasang dengan teliti dan connector untuk panel depan Chasing.
2. Posisi pin/kaki connector tergantung MotherBoard (lihat pada manual MB atau perhatikan data yang tertulis disekitar MotherBoard)

VIII. Menginstall Power Suplly untuk MotherBoard
Pasangkan kabel powersupply yang berwarna warni dari casing ke connector powersupply yang tersedia pada MotherBoard, dengan cara menekanconnector.

IX. Memasang Chasis panel Connector
Hubungkan port-port yang ada dengan peralatan yang ada seperti KeyBoard, Mouse, Monitor, dll

X. Aktifkan Komputer
Sebelum mengaktifkan komputer pasang terlebih dahulu supply untuk casing (220V) demikian juga untuk monitor.

XI. Setting BIOS
Mensetting hal-hal yang diperlukam untuk mengoptimalkan peralatan yang terpasang pada Motherboard. Software BIOS tergantung pada pabrik pembuat MotherBoard.

Troubleshooting Komputer
Kesalahan atau ketidakberhasilan dalam merakit komputer umumnya disebabkan antara lain :
1. Pemasangan Memori yang tidak benar, Motherboard yang baik akan memberi sinyal suara peringatan bahwa pemasangan memori tidak benar. Check dan pasang dengan benar.
2. Pemasangan Card AGP atau VGA yang kurang kencang atau pas, Motherboard yang baik akan memberikan sinyal suara peringatan. Check dan pasang dengan benar.
3. Pemasangan Kabel data untuk HardDisk yang tidak pas atau terbalik. Atau pengaturan posisi Master atau Slavepada HardDisk yang tidak tepat. Betulkan serta check pada jumperHardDisk untuk posisi Master/Slave dan check dengan autodetect HardDisk pada BIOS.
4. Pemasangan Kabel Data Disk Drive yang tidak pas atau terbalik. Betulkan
5. Pemasangan panel connector yang tidak tepat sehingga lampu ndicator untuk HardDisk dan Power On tidak aktif. Betulkan.

Perangkat Keras Komputer (Hardware, Fungsi dan Pengertianya)

Perangkat Keras Komputer (Hardware, Fungsi dan Pengertianya) 
Perangkat Keras Komputer (hardware) adalah semua bagian komputer dalam bentuk fisiknya, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya. Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang “dibuat” ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan teknik komputer, yang jarang dikenal oleh pengguna umum. Komputer pada umumnya adalah komputer pribadi, (PC) dalam bentuk desktop atau menara kotak yang terdiri dari bagian berikut:


1. Processor (Contoh; Intel P1, P2, P3, P4, Dual Core,dsb. AMD Duron, Athlon, dsb) 
Processor disebut juga otak dari komputer semakin bagus tipe processor maka semakin mahal pula komputer, maka processor disebut sebagai inti dari komputer. Semakin tinggi kecepatan dan teknologi Processor, maka semakin baik pula kinerja komputer. Fungsi processor adalah untuk memproses semua kegiatan yang dilakukan komputer, yang direquest pengguna. 

Saat ini Intel telah mengeluarkan Processor Intel Core2Duo, Core2Quad, i3, i5, i7, yang mempunyai kemampuan jauh diatas Intel Pentium 4 dan Dual Core. Dipihak Lain AMD pun juga mengeluarkan Processor yang juga sama canggihnya

2. Papan induk (motherboard) 
adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti pada PC atau Macintosh dan biasa disingkat dengan kata mobo.Motherboard yang banyak ditemui dipasaran saat ini adalah motherboard milik PC yang pertama kali dibuat dengan dasar agar dapat sesuai dengan pesifikasi PC IBM.

Motherboard ini berfungsi untuk menempatkan semua alat-alat controller. Termasuk juga Processor, RAM, Power Supply, I/O Controller, Display Controller dan semua alat ditempatkan pada Socket yang telah disediakan oleh Motherboard. Merk; Asus P5Series, Amptron, Compaq, PC Chip, Gigabyte, ECS, Dell, IBM

3. Chipset
Komponen pada motherboard yang yang satu ini kebanyakan terdiri atas dua buah chip, north bridge dan south bridge.

Fungsi utama chipset adalah mengatur aliran data antarkomponen yang terpasang pada motherboard. Dua buah chipset yang biasanya ada pada motherboard sendiri punya tugas yang berbeda satu dengan yang lain.

Chip pada north bridge berfungsi untuk mengatur aliran data dari dan ke prosesor, bus AGP, dan memori utama sistem. Sementara, chip yang south bridge mengatur aliran data dari peranti input output, bus PCI, interface harddisk, dan floppy, serta peranti eksternal lainnya. Berhubung chip north bridge lebih vital kerjanya dibanding south bridge, tak heran jika chip inilah yang dipasangi heatsink, fan, ataupun kombinasi heatsink dan fan oleh pabrik pembuatnya.

4. AGP
Singkatan dari Accelerated Graphics Port. Fungsinya adalah menyalurkan data dari kartu grafis ke CPU tanpa harus melalui memori utama, dengan demikian proses pengolahan data grafis dapat dipercepat. Kelebihan lain AGP ini adalah kemampuannya untuk mengeksekusi texture maps secara langsung dari memori utama. Datang dengan berbagai cita rasa, saat ini kebanyakan motherboard menyertakan bus AGP 4X yang bekerja pada frekuensi 266MHz. Untuk sekarang ini, port AGP ini baru digunakan buat memasang kartu grafis yang notabene lebih cepat ketimbang memakai bus PCI. Akan tetapi, beberapa motherboard terbaru sudah menyertakan port AGP Pro yang bisa dipasangi baik kartu grafis berbasis AGP 4X maupun yang berbasis AGP Pro sendiri

5. Soket Memori
Soket ini merupakan tempat untuk menempatkan memori pada motherboard. Soket memori memiliki bentuk yang berbeda untuk jenis memori yang berbeda pula. Kebanyakan motherboard memiliki slot sebanyak 3 atau 4 buah, tergantung dari chipset yang digunakan. Untuk memori SDRAM, soket DIMM yang harus dimiliki adalah soket 168 pin, sementara untuk memori jenis DDR, soket yang dipasang adalah soket 184 pin.

6. RAM/Memory 

AM atau Random Access Memory adalah bagian perangkat keras komputer yang digunakan sebagai penyimpanan data sementara sehingga memudahkan Processor dalam memproses data. RAM bisa di katakan hardisk dan semacamnya tetapi jauh lebih cepat dalam memproses data, Tetapi apa bila komputer dalam kondisi OFF Memory RAM akan kosong artinya tdk bisa menyimpan data dalam jangka panjang, RAM akan terisi memory dalam hal ini intruksi ketika komputer mulai bekerja dan di gunakan untuk meringankan kerja processor salah satu Perangkat keras komputer

7. Perangkat keras komputer – Hard Disk

Hardisk adalah Perangkat keras komputer sebagai pusat penyimpanan data secara permanen, hardisk bertindak sebagai penyimpanan data utama yang kemudian berfungsi sebagai data server. Hasil kerja CPU akan di simpan di hardisk dan sejenisnya. Kelebihan hardisk di banding RAM adalah, data hasil proses bisa di simpan dan kemudian di gunakan pada waktu yang berbeda.

Hard disk (atau disk) adalah yang paling penting dari berbagai jenis penyimpanan permanen yang digunakan dalam PC (yang lainnya adalah disket dan media penyimpanan lainnya seperti CD-ROM, removable drive, dll) hard disk berbeda dari yang lain terutama dalam tiga cara: ukuran (biasanya lebih besar), kecepatan (biasanya cepat) dan permanen (biasanya tetap di PC dan tidak dapat dilepas).

8. Soket Prosesor
Merupakan tempat untuk menaruh prosesor. Kalau jaman dahulu, masih ada pilihan lain selain sistem soket yaitu sistem slot. Namun, setelah era PentiumIII generasi kedua, tipe slot ini kemudian ditinggalkan lantaran ongkos produksinya yang lebih mahal ketimbang memakai soket. Untuk urusan soket prosesor ini, pilihlah motherboard dengan soket prosesor yang tepat. Soket 370 untuk prosesor Intel PentiumIII dan Celeron, soket A untuk prosesor AMD Athlon dan Duron, serta soket 423/478 untuk prosesor Pentium4.

9. CMOS
Singkatan dari Complementary Metal Oxide Semiconductor. Dari bentuknya sudah kelihatan, ia merupakan komponen berbentuk IC (integrated circuit) Yang fungsinya menampung setting BIOS dan dapat tetap menyimpan setting-annya selama baterai yang mendayainya masih bagus.

10. Soket Catu Daya (power supply, fan)
Fungsinya untuk menyuplai tenaga kepada semua komponen yang tersambung pada motherboard



11. I/O Controller 

Controller ini untuk mengatur alat yang terhubung dengan Port I/O (Port Serial, PS2, LPT). Contoh alat yang terhubung adalah Mouse PS2, Keyboard P2, Printer LPT, dsb. Interface = ISA, PCI

12. IDE / SATA Controller dan SCSI Controller 

Controller ini untuk mengatur kinerja alat-alat yang terhubung dengan Port IDE atau SCSI / SATA. Alat yang biasa terhubung adalah Harddisk, Floppydisk, CDRom. Interface = ISA, PCI

13. Display Controller 

Controller ini khusus untuk menghasilkan tampilan ke layar monitor ataupun TV. Alat ini sering disebut VGA Card (Kartu VGA) dengan merk Intel, nVidia, S3 Trio, SIS, ATI Rage Series, dsb. Dia memiliki RAM sendiri yang mana semakin besar kapasitas maka semakin halus tampilan dalam program yang menuntut teknologi VGA tinggi. Ex; 1, 2, 4, 8, 16, 32, 64, 128, 224, 256, 512MB. Interface = ISA (Jadul), PCI (Jadul), AGP, PCI-Express (Terbaru)

14. Multimedia Controller Optional

Controller ini khusus untuk menghasilkan suara, sering disebut Sound Card (Kartu Suara). Saat ini teknologi Sound Card berkembang hingga mendukung teknologi 3D Surround 7.1 (Artinya 7 Speaker dengan 1 Central sebagai Bass). Merk; Realtek, CMedia, ESS, Creative Sound Blaster. Interface = ISA, PCI, PCI-e

15. Network Controller/Network Adapter/LAN Card Optional

Controller ini digunakan sebagai port penghubung 2 komputer atau lebih. Biasanya digunakan untuk Chating, Transfer File, Program Database, Multi Player Game, dsb.

16. Konektor Casing
Berfungsi untuk menyambungkan tombol/ saklar dan indicator pada casing ke motherboard. Pada motherboard yang berbasis Pentium 4, disertakan pula sebuah port konektor tambahan sebesar 12 volt agar prosesor bisa bekerja.


17. Paralel Port
Untuk Menghubungkan Printer

18. USB Port
Untuk menghubungkan device yang mensupport Usb,
seperti: Flashdisk, mouse&keyboard USB, harddisk External, Kabel data, Dan perangkat lainnya

Semoga tulisan diatas bermanfaat dan juga bisa mempeluas wawasan kita mengenai dunia komputer.

Fungsi Siklus Fetch Dan Eksekusi

Fungsi Siklus Fetch Dan Eksekusi 
Pada awal setiap siklus instruksi CPU membaca instruksi dari memori. Pada CPU yang umum, suatu register yang disebut program counter (PC) dipakai untuk mengawasi instruksi yang akan dibaca selanjutnya secara berurutan (yaitu, instruksi yang terletak pada alamat yang lebih tinggi berikutnya, di dalam memori). Sebagai contoh saja, masing-masing instruksi menempati sebuah word 16 byet di memori dan anggaplah bahwa PC disetel pada lokasi 300. Maka CPU kemudian akan membaca instruksi pada lokasi 300. Siklus instruksi selanjutnya, CPU akan membaca instruksi dari lokasi 301, 302, 303, dst. Urutan dapat berubah apabila ada proses interrupt dari perangkat lain yaitu (I/O,memori).

Berikut adalah cara CPU mengeksekusi program (3 siklus fetch dan 3 tiga eksekusi) : 
  • Program Counter (PC) berisi 300 alamat instruksi pertama. Kemudian alamat ini dimuatkan ke dalam Instruction Register (IR). Sedangkan Memori Address Register (MAR) dan Memory Buffer Register (MBR) diabaikan dulu. 
  • 4 byet pertama di dalam IR (format instruksi 16 byet) mengindikasikan bahwa akumulator (AC) akan dimuatkan. 12 byet sisanya menentukan alamat dlm memori, yaitu 940. 
  • PC dinaikkan nilainya, dan instruksi berikutnya akan diambil. 
  • Isi AC yang lama dan isi lokasi 941 ditambahkan, dan hasilnya disimpan di dalam AC. 
  • PC dinaikkan nilainya, instruksi berikutnya akan diambil. 
  • Isi AC akan disimpan pada lokasi 941. 

Supaya lebih jelas dari siklus tersebut perhatikan gambar berikut :

Dan untuk memudahkan pemahaman alur proses di atas, berikut Op Code register CPU ) internal: 
0001 = muatan AC dari memori 
0010 = simpan AC ke memori 
0101 = tambahkan AC dari memori 

Fungsi Interrupt
Fungsi interupsi adalah mekanisme penghentian atau pengalihan pengolahan instruksi dalam CPU kepada routine interupsi. Hamper semua modul ( memori dan I/O) memiliki mekanisme yang dapat menginterupsi kerja CPU.

Tujuan interupsi secara umum untuk manajemen pengeksekusian routine instruksi agar efektif dan efisien antar CPU dan modul ‑ modul I/0 maupun memori. 

Setiap komponen komputer dapat menjalankan tugasnya secara bersamaan, tetapi kendali terletak pada CPU disamping itu kecepatan eksekusi masing-masing modul berbeda sehingga dengan adanya fungsi interupsi ini dapat sebagai sinkronisasi kerja antar modul.

Komponen-Komponen Khusus CPU

Komponen-Komponen Khusus CPU 
1. ALU
Unit logika perhitungan / Aritmathic Logic Unit (ALU), yang melaksanakan perhitungan dan operasi logis. ALU bagian dari suatu komponen CPU yang melaksanakan semua perhitungan - perhitungan, seperti perkalian, pembagian, pengurangan, penambahan, dan semua operasi perbandingan.

2. CU
Unit kendali / Control Unit (CU), yang mengkoordinasi dan mengontrol semua hardware, mengambil instruksi dari memori dan memecahkan kode, memproses hasil kode tersebut dan mengirimkannya kedapa ALU untuk melaksanakan operasi yang diinginkan. 

Sistem kerja ALU dan CU
Langkah pertama, CU mengambil intruksi (berupa kode) yang tersimpan di dalam memory, emudian instruksi – instruksi tersebut di pindahkan ke dalam memory sementara dan diterjemahkan. Instruksi – instruksi tersebut menentukan proses apa yang akan dilakukan selanjutnya. Sebagai contoh, jika hasil pemecahan kode manginginkan penjumlahan dari suatu angka, maka CU akan mengirimkan tugas tersebut kapada ALU dan ALU yang akan memproses perhitungan tersebut hingga memperoleh hasil penjumlahan nya. Dan yang terakhir adalah proses penulisan hasil, dalam proses ini hasil perhitungan tadi sisimpan dahulu di dalam suatu media penyimpanan kemudian ditampilkan. Hasil yang tersipan tersebut dapat diakses di kemudian hari untuk digunakan untuk keperluan tertentu.

Komponen lain CPU adalah :
a. Register
Register adalah bagian terkecil dari memory dan terletak di dalam CPU. Register paling sering digunakan sebagai media penyimpanan sementara hasil dari suatu proses. Registers mempunyai dua fungsi dasar, yaitu pertama untuk memungkinkan program bahasa mesin atau assembly menggunakan main memory yang minimal tetapi menggunakan registers sebagai penggantinya. Kedua, digunakan oleh CU untuk mengontrol operasi dari CPU, program system operasi untuk mengontrol jalanya suatu program.

b. Accumulator ( AC, DR )
Registers berada di dalam CPU. Register tersebuat dapat digunakan oleh ALU ntuk perhitungan matematik dan operasi logika, dan oleh memory buffer registers. Biasanya, semua hasil dari ALU berakhir di accumulator.

c. Instruction Register ( IR )
Registers berada di dalam CPU, yang mana memegang instruksi terakhir yang di ambil. Instruksi ini sekarang telah siap untuk dijalankan dan diakses oleh CU.

d. Memory Address Registers ( MAR )
Registers berada di dalam CPU, yang mana pada giliranya, menghubungkan dengan alamat dari suatu system. Registers ini menetapkan alamat di memori dimana informasi dapat ditemukan dan dapat juga digunakan untuk menunjuk suatu lokasi memori dimana informasi tersebut disimpan.

e. Memory Buffer Registers ( MBR )
Registers berada di dalam CPU, yang mana pada giliranya, menghubungkan dengan alamat dari suatu system. Tujuan utama dari registers ini adalah untuk bertindak sebagai suatu alat penghubung antara CPU dan memori. Pada saat CU menerima signal yang sesuai, lokasi memori yang tersimpan di dalam MAR digunakan untuk menggandakan data dari atau ke MBR.

f. Program Counter ( PC )
Berisi alamat memori dari instruksi selanjutnya yang akan dijalankan. Isi dari PC akan digandakan ke dalam MAR sebelum instruksi diambil dari memori. Saat penyelesaian dari pengambilan instruksi, CU akan memperbaharui PC kea rah instruksi selanjutnya yang akan di ambil.

g. Program Status Word ( PSW )
Biasanya dikenal sebagai Status Register ( SR ), registers ini berisi kunci informasi yang digunakan oleh CPU untuk merekam kondisi tertentu. Kondisi itu seperti CPU – detected errors, kesalahan deteksi hardware oleh error checking circuit, dan permintaan servis penting atau biasanya mengganggu input output modul.

FUNGSI CPU
Otak sebuah komputer berada pada unit pemrosesan (Process device). Unit pemrosesan ini dinamakan CPU ( Central Processing Unit ). Fungsi CPU adalah sebagai pemroses dan pengolah data yang selanjutnya dapat menghasilkan suatu informasi yang diperlukan. Pada komputer mikro unit pemrosesan ini disebut dengan micro-processor (pemroses mikro) atau processor yang berbentuk chip yang terdiri dari ribuan sampai jutaan IC. Fungsi utama dari CPU bekerja dengan aritmatika dan logika terhadap data yang terdapat dalam memori atau yang dimasukkan melalui unit masukkan seperti keyboard, scanner, atau joystick. Kecepatan processor atau CPU ini diukur dengan satuan hitung hertz atau clock cycles.

Gambar siklus instruksi yang terdiri dari siklus fetch dan siklus eksekusi :


a. ALU ( Arithmetical Logical Unit )
Fungsi unit ini adalah untuk melakukan suatu proses data yang berbentuk angka dan logika, seperti data matematika dan statistika. ALU terdiri dari register-register untuk menyimpan informasi. Tugas utama dari ALU adalah melakukan perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. Sirkuit yang digunakan oleh ALU ini disebut dengan adder karena operasi yang dilakukan dengan dasar penjumlahan. Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari operasi sesuai dengan instruksi program yaitu operasi logika (logical operation). Operasi logika meliputi perbandingan dua buah elemen logika dengan menggunakan operator logika, yaitu : 
  • Sama dengan (=) 
  • Tidak sama dengan ( <> ) 
  • Kurang dari ( < ) 
  • Kurang atau sama dengan dari ( <= ) 
  • Lebih besar dari ( > ) 
  • Lebih besar atau sama dengan dari ( >= ) 
b. CU ( Control Unit )
Fungsi unit ini adalah untuk melakukan pengontrolan dan pengendalian terhadap suatu proses yang dilakukan sebelum data tersebut dikeluarkan (output). Selain itu CU menafsirkan perintah dan menghasilkan sinyal yang tepat untuk bagian lain dalam sistem komputer. Unit ini mengatur kapan alat input menerima data dan kapan data diolah serta kapan ditampilkan dari program komputer. Bila terdapat instruksi perhitungan atau logika maka unit ini akan mengirim instruksi tersebut ke ALU. Dengan demikian tugas dari Control Unit ini adalah : 
  • Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output 
  • Mengambil instruksi-instruk dari memori utama 
  • Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses 
  • Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU 
  • Menyimpan hasil proses ke memori utama. 
PERELATAN PROSES ( Process Storage)
Peralatan Proses adalah alat yang digunakan untuk melakukan suatu pemrosesan data. Yang termasuk peralatan proses adalah sebagai berikut.

1.) Processor 
Alat ini berfungsi sebagai pengolah data, processor merupakan bagian yang sangat penting dalam komputer. Kehandalan suatu komputer dapat dilihat dari processor yang digunakannya, misalnya Processor : Intel Pentium 4, AMD, Centrino dan Core Duo. Semakin tinggi tingkatan processor-nya semakin baik fungsi komputer tersebut.

2.) Register 
Register merupakan jenis memori yang terdapat pada processor dan sebagai memori internal processor. Register merupakan memori yang mempunyai kecepatan tinggi 5 sampai 10 kali dibandingkan memori utama. Register digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang diproses oleh CPU, sedang instruksi-instruksi dan data lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di memori utama.

3.) Cache memori
Merupakan memori yang dapat meningkatkan kecepatan komputer dan dikatakan sebagai memori perantara.

4.) ROM ( Read Only Memory)
Memori dalam CPU berfungsi membantu proses kerja komputer. ROM adalah salah satu memori, mempunyai sifat hanya dapat dibaca dan tidak bisa diubah dan mempunyai sifat yang permanen atau tetap (non volatile). ROM mulai berfungsi saat menghidupkan komputer.Sebagian perintah ROM ini dipindakan juga ke dalam RAM berupa instruksi atau syntax-syntax. Misalnya, untuk melihat isi file dengan perintah DIR dan untuk mengecek kapasitas disket atau harddisk dengan CHKDSK, ROM bersifat tetap atau permanen bila terjadi mati listrik, file pada ROM tidak akan hilang. Instruksi yang tersimpan dalam ROM disebut dengan microinstruction atau firmware karena hardware dan software dijadikan satu oleh pabrik pembuatnya. Apabila isi dari ROM hilang atau rusak maka sistem dari komputer tidak dapat berfungsi, oleh karena itu pabrik komputer merancang ROM hanya dapat dibaca saja dan tidak dapat dirubah. Selain ROM terdapat pula jenis ROM yang dapat diprogram kembali yaitu PROM (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali dan tidak dapat diubah kembali. Kemudian terdapat pula jenis lain yang disebut dengan EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan sinar ultraviolet serta dapat diprogram kembali berulang-ulang. Dan jenis yang disebut EEPROM (Electrically Erasable Programmabel Read Only Memory) yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat deprogram kembali.

5.) RAM ( Random Access Memory )
Merupakan jenis jenis memori yang dapat dibaca, diisi, dan diubah menurut kebutuhan (volatile). RAM mempunyai sifat sementara. Sifat sementara ini maksudnya adalah jika terjadi mati listrik maka data yang berada dalam RAM akan hilang. Misalnya, Pada saat anda mengetik yang ketikan telah sampai dua lembar, tetapi belum disimpan hasilnya ke dalam disket atau harddisk, hasil ketikan Anda akan berada di dalam RAM. Bila terjadi mati listrik maka data yang ada di dalam RAM akan hilang, Struktur RAM dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu :
  • Input Storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input. 
  • Program Storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses. 
  • Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan menyimpan hasil pengolahan. 
  • Output Storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output. Berdasarkan struktur RAM tersebut, data yang diinput ke dalam sistem komputer akan ditampung ke dalam input storage, bila data dalam bentuk instruksi program maka akan dimasukkan ke dalam program storage, dan bila dalam bentuk data dan hasil pengolahan data maka akan dimasukkan ke working storage, kemudian sebelum data akan ditampilkan atau output maka akan disimpan ke dalam output storage.

Processor AMD VS INTEL

Processor AMD VS INTEL 
INTegrated ELectronics (INTEL)
Perkembangan Intel emang panjang bangets. Processor yang pertama digunakan pada PC adalah Processor 8086 dari Intel yang dipakai pada komputer jenis XT (Extended Technology). Pada tahun 1989 Intel memperkenalkan pengembangan processor i386 yaitu processor 80486 atau yang lebih dikenal dengan processor i486 peningkatan yang terjadi tidak terlalu signifikan, namun processor ini memiliki lebih banyak transistor dan dapat bekerja pada kecepatan yang lebih tinggi. Terdapat 2 versi dari processor i486, yaitu:
1. Versi standar (i486DX)
2. Versi murah (i486SX) yang tidak memiliki chip tambahan untuk mengerjakan instruksi matematika dan berada pada instruksi 16bit external keduanya berjalan pada kecepatan 25MHz-33MHz.

Kemudian muncul penerusnya yaitu i486DX-2 yang berjalan pada kecepatan 50, 66 dan 75MHz. Setelah itu muncul lagi processor i486DX-3 yang berjalan pada kecepatan 100MHz.

Berikut urutan processor Intel yang menggunakan sistem penamaan X86: i80486SX.

Setelah itu baru muncul generasi pentium, yang sampai saat ini dah mencapai core i 7. Pada tahun 1993,tepatnya tanggal 22 maret 1993,intel kembali meluncurkan generasi processornya, namun kali ini Intel tidak menamakan generasi processornya dengan sistem penamaan X86. Pada awalnya, processor ini dinamakan processor 80856 atau i586, namun karena Intel telah menggunakan paten penamaan i586 sehingga processor ini diganti menjadi Pentium. Pentium menawarkan peningkatan yang cukup tajam, pada awalnya pentium hanya berjalan pada kecepatan 60 dan 66MHz dan menggunakan platform socket 4. 

Processor Intel Pentium II
Pada 7 Mei 1997 Intel meluncurkan Intel Pentium II. Perbedaan mendasar antara Pentium II dan Pentium MMX adalah adalah digunakannya platform baru untuk Pentium II yaitu menggunakan slot menggantikan socket dan dinamakan Slot 1. Ketika diluncurkan Pentium II tersedia dalam kecepatan 233 dan 266 MHz. Kemudian bulan Oktober 1997, Pentium II tersedia dalam kecepatan 333, 350, 400 dan 450 MHz. Pentium II 300 MHz menandai akhir dari Pentium II dengan kode nama “Klammath” yang dibuat dengan fabrikasi 0,35 micron. Untuk semua Pentium II 333 MHz keatas memiliki kode nama “Descuthes” yang dibuat dengan fabrikasi 0,25 micron. Pentium II memiliki Level 2 (L2) cache terpisah dari processor. Hal ini menyebabkan cache tersebut berjalan hanya setengah dari kecepatan processor tetapi lebih murah dan terjangkau.

Processor Intel Pentium III 
Berikut pengklasifikasian processor intel pentium III berdasarkan kodenya.

1. Katmai 
Versi pertama dari Pentium III diberi kode nama “Katmai” yang menggunakan proses fabrikasi 0,25 micron mirip dengan Pentium II. Perberdaan antara Pentium II dengan Katmai adalah Katamai memiliki intruksi SSE dan L1 cache yang lebih besar. Pentium III tersedia dalam kecepatan 450 dan 550 MHz lalu pada bulan Mei dan Agustus tahun yang sama dikeluarkan Pentium III dengan kecepatan 550 dan 600 MHz.

2. Coppermine
Versi kedua dari Pentium III yaitu “Coppermine” yang dibuat menggunakan proses fabrikasi 0,18 micron dan memiliki L2 cache yang terintegrasi sebesar 256 KB yang tersedia dalam dua platform, yaitu Slot 1 dan Socket 370. Ketika pertama kali diluncurkan pada bulan Oktober tersedia dalam kecepatan 500, 533, 550, 600, 650, 667, 700 dan 733 MHz dan pada Mei tahun 2000 tersedia dalam kecepatan 750, 800, 850, 866, 933 dan 1000 MHz (1 GHz). Pada pertengahan tahun 2000, diluncurkan Coppermine yang berkecepatan 1,13 GHz, namun belum beberapa lama ditarik kembali karena terbukti tidak stabil.

3. Tualatin
Versi ketiga dan terakhir dari Pentium III yang diluncurkan ketika pentium 4 sudah tersedia dipasaran yang diberi kode nama “Tualatin” . Tualatin muncul ke pasaran selama tahun 2001 sampai awal tahun 2002 dengan kecepatan 1,13, 1,2, 1,26 dan 1,4 GHz. Perbedaan Coppermine dan Tualatin adalah Tualatin dibuat dengan menggunakan fabrikasi 0,13 micron dan beberapa Tualatin memiliki L2 cache sebesar 512 KB dan disebut Pentium III-S yang lebih ditujukan untuk server. Tualatin menggunakan platform baru yaitu FC-PGA2. yang menarik dari dari Tulatin adalah teknologi yang diusung Tualatin mirip dengan Pentium 4 dan Athlon XP. Sama sperti Pentium 4, Tualatin juga menggunaka heat spreader untuk melindungi core-nya.

Processor Intel Pentium IV
Akhir tahun 2000 pada bulan November Intel mengeluarkan Intel Pentium 4. Sebenarnya, kecepatan pada Pentium 4 tidak lebih baik dari Pentium III dalam menjalankan proses integer dan floating point. Namun Pentium 4 memiliki kelebihan, yaitu berjalan paga kecepatan (MHz) yang lebih tinggi dan memiliki kinerja yang lebih baik dalam menjalankan intruksi SSE.

1. Willamette
Versi pertama ini memiliki kode nama “Willamette” diluncurkan dengan kecepatan 1400 dan 1500 MHz dan dibuat dengan menggunakan proses fabrikasi 0,18 micron. Willamette berjalan dengan kecepatan bus (FSB) 400 MHz menggunakan platform baru, yaitu Socket 423 dan diganti menjadi Socket 478. Willamette menawarkan feature yang menarik namun kinerjanya mengecewakan. Pada beberapa hasil pengujian, Willamette tidak dapat mengalahkan saingannya processor AMD Athlon dan Pentium III. Awal tahun 2001, Willamette diluncurkan dengan kecepatan 1300 MHz, pada April 2001 diluncurkan dengan kecepatan 1700 MHz dan menarik minat para pengguna saat itu, lalu pada Agustus dikeluarkan Willamette berkecepatan 1600, 1800, 1900 dan 2000 MHz.

2. Northwood
Versi kedua ini memiliki kode nama “Northwood” diluncurkan pada awal tahun 2002 tersedia dalam kecepatan 2000 dan 2200 MHz. Northwood dibuat dengan menggunakan proses fabrikasi 0,13 micron dan L2 cache-nya menjadi 512 KB. Intel mengeluarkan Northwood 2400 dan 2530 MHz (2,53 GHz). Northwood 2,53 GHz ini mengalami perubahan kecepatan bus menjadi 533 MHz dan dikenal dengan nama Pentium 4 “B”. Lalu pada bulan Agustus dan November tahun 2002 dikeluarkan Northwood dengan kecepatan 2600, 2800, 3060 MHz.ng menarik dari Northwood adalah mengeluarkan kecepatan yang lebih kecil menggantikan jajaran processor Willamette yang dihentikan produksinya.

Yang membawa dampak lebih besar dalam perkembangan Pentium 4 ada Northwood 3,06 GHz karena processor ini mengusung feature yang menjadi treadmark untuk processor Intel selanjutnya, yaitu disediakannya teknologi Hyper-treading pada processor untuk komputer pribadi. Hyper-treading membuat operating sistem menganggap terdapat dua processor yang bekerja dalam satu komputer, padahal terdapat hanya satu logical processor dan satu lagi virtual processor.

Pada April 2003, dirilis Northwood dengan kecepatan 2400 sampai 3000 MHz. Perbedaan dengan northwood yang lama adalah processor ini sudah memiliki feature Hyper-treading dan berjalan pada FSB 800 MHz dikenal juga sebagai Pentium 4 “C”. Pada pertengahan tahun 2003 dikeluarkan Northwood dengan kecepatan 3200 MHz dan pada awal 2004 dirilis Northwood yang memiliki kecepatan 3400 MHz.

3. Extreme Edition
Pada bulan September 2004 diluncurkan versi terbaru dari Pentium 4, yaitu Pentium 4 Exteme Edition yang memiliki spesifikasi teknis sama persis dengan Pentium 4. Bedanya hanya pada Pentium 4 EE ditambahkan Level 3 (L3) cache yang menyebabkan pada aplikasi Office Pentium 4 lebih pelan dari pada Northwood karena L3 cache menyebabkan waktu jeda dalam mengakses data yang lebih besar. Peningkatan kinerja terjadi ketika Pentium 4 EE digunakan untuk aplikasi multimedia seperti game. Saat Pentium 4 EE tersedia dalam kecepatan 3200 dan 3400 MHz. Pentium 4 EE ada juga yang menggunakan platform baru LGA775, yaitu Pentium 4 EE 3,4 GHz.

4. Prescott
Pada 1 Febuari 2004, Intel mengenalkan versi terbaru dengan kode nama “Prescott” yang dibuat dengan proses fabrikasi 0,09 micron. Prescott tidak memiliki perbedaan kinerja dibandingkan dengan Willmette. Namun, arsitektur baru memungkinkan Prescott berjalan pada kecepatan yang lebih tinggi. Prescott memiliki pipeline yang lebih panjang dan sudah memiliki instruksi SSE3 dan dikenal dengan Pentium 4 “E”. Prescott pada awalnya tersedia dalam kecepatan 2400 sampai 2800 MHz menggunakan FSB 533 MHz. Kecepatan yang tertinggi terdapat pada Prescott berkecepatan 3,6 GHz. Beberapa Prescott menggunakan platform LGA775. Perbedaan LGA 775 dengan socket adalah pin atau kaki processor sudah tidak terdapat lagi pada processor tetapi menempel pada socket processor di motherboard.

Intel Core 2
Core 2 sendiri adalah generasi ke-8 dari jajaran processor dari Intel yang sudah memakai microprocessor dengan arsitektur X86. Arsitektur tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture, di mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur lama dari Intel yang disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu. Penggunaan Core 2 ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core.

Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium D. Core 2 Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan Pentium D.

Beberapa jenis Conroe yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed sebesar1.86 GHz, tipe E6400 dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed sebesar 2.4 GHz dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan tipe yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari processor ini memiliki FSB (Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar 65 Watt TDP (Thermal Design Power). 

Berdasarkan pengetesan yang ada processor dari keluarga Core 2 tersebut mampu menandingi musuh besarnya, yaitu AMD. Dan pada saat di-overclocking sampai sebesar 4 GHz sekalipun, processor dengan tipe E6600 dan E6700 masih mampu berkerja secara stabil walaupun multipliers yang dimiliki sangat terbatas.

Conroe XE sendiri adalah core processor dari Intel Core 2 Extreme yang diluncurkan bersamaan dengan Intel Core 2 Duo pada 27 Juli 2006. Conroe XE mempunyai tenaga lebih dibandingkan dengan Conroe. Tipe pertama dan satu-satunya yang dikeluarkan oleh Intel untuk jajaran processor Core 2 Extreme adalah X6800 dan sudah beredar di pasaran saat ini dengan jumlahnya sangat terbatas.

Processor Intel Core 2 yang sudah memakai Intel Core 2 Extreme dengan core Conroe XE ini akan menggantikan posisi dari Processor Pentium 4 EE (Extreme Edition) dan Dual Core Extreme Edition. Core 2 Extreme mempunyai clock speed sebesar 2.93 GHz dan FSB sebesar 1066 MT/s. Keluarga dari Conroe XE memerlukan TDP hanya sebesar 75 sampai 80 Watt. Dalam keadaan full load temperature processor dari X6800 yang dihasilkan tidak akan melebihi 450C. Lain lagi jika fungsi SpeedStep-nya berada dalam keadaan aktif, maka temperatur processor saat keadaan idle yang dihasilkan oleh X6800 hanya berkisar sekitar 250C. 

Hampir sama seperti Core 2 Duo, Core 2 Extreme memiliki shared L2 cache sebesar 4 MB hanya saja perbedaan yang paling terlihat dari kedua Conroe tersebut adalah kecepatan dari masing-masing clock speednya saja. Core 2 Extreme mempunyai fitur untuk merubah multipliers sampai 11x (step) untuk mendapatkan hasil overclocking yang maksimal. Fitur-fitur unik lain yang disertakan juga pada Core 2 Extreme Edition kali ini adalah FSB yang lebih besar, L2 cache lebih besar dan adanya L3 cache. 

Intel Core 2 Extreme Edition dengan tipe X6800 mempunyai kinerja 36% lebih tinggi dibandingkan dengan AMD Athlon 64 FX-62. Core 2 Extreme Edition X6800 mampu dioverclock sampai 3.4 GHz hanya dengan menggunakan sebuah heatsink standar saja. 

Core processor ini dipakai oleh processor Core 2 Duo dengan core Conroe yang hanya memiliki 2 MB L2 Cache. Beberapa Core 2 Duo yang memakai Allendale sebagai core processornya adalah E6300 dengan clock speed sebesar 1.86 GHz dan E6400 dengan clock speed 2.13 GHz, keduanya memiliki FSB sebesar 1066 MT/s.

Baru saja Intel merilis teknologi processor inti ganda terbaru atau Core 2 Duo yang akan disusul quad core di bulan November 2006 mendatang. Namun demikian lompatan besar dilakukan perusahaan pembuat chip PC tersebut dengan memperkenalkan teknologi processor masa depan yang memiliki core sebanyak 80 buah. 

Chip tersebut disebut Intel sebagai microprocessor pertama di dunia yang dapat diprogram dan memiliki kemampuan menangani teraflop (tr-flp). Satuan ukuran kecepatan komputer teraflop setara dengan satu trimiliar operasi floating-point per detik. 

Core yang ada saling berhubungan dengan menggunakan simpul-simpul koneksi. Setiap core memiliki kecepatan clock hingga 3,1 GHz dan didukung memori SRAM 20 MB. Teknologi chip ini masih berupa konsep semata dan mungkin baru akan diproduksi paling cepat lima tahun mendatang.

Processor Intel Celeron
Celeron merupakan processor entry-level (kelas value) dari Intel. Celeron pertama kali diluncurkan pada Agustus 1998 yang tidak lain adalah processor kelas atas yang feature-nya “dikebiri” dan lebih ditujukan bagi pengguna yang menjalankan aplikasi Office.

1. Covington 
Covington adalah kode nama Celeron yang pertama yang tidak lain adalah Pentium II yang tidak memiliki L2 cache. Covington sebenarnya ditujukan untuk mengganti Pentium MMX. Namun, Covington memiliki kinerja yang lebih pelan dari Pentium MMX meskipun memiliki kecepatan yang lebih tinggi. Hal ini menyebabkan Covington ditarik dari pasaran.

2. Mendocino
Melihat kegagalan Covington, Intel menebus kesalahan dengan mengeluarkan Mendocino yang memiliki kinerja yang sama baiknya dengan processor kelas atas. Rahasia dibalik kehebatan Mendocino adalah memiliki L2 cache sebesar 128 KB. Mendocino pertama kali tersedeia dalam kecepatan 300 MHz dan dikenal denga sebutan Celeron-A, hadir dalam kecepatan 333, 366, 400, 433, 466, 500 dan 533 MHz.

3. Coppermine-128
Keberhasilan Mendicino membuat Intel mempertahankan Celeron dan dibuatlah Celeron II yang kode namanya Coppermine-128. processor ini tidak lain adalah Pentium III Coppermine yang L2 cache dipangkas menjadi 128 KB dan berjalan pada FSB 66 MHz. Ini menyebabkan kinerja Coppermine lebih lamban dari pada pesaingnya dikelas value. Coppermine-128 hadir dalam kecepatan 533, 566, 600, 633, 666, 700, 733 dan 766 MHz. Pada awal tahun 2001 Coppermine-128 diproduksi dengan FSB 100 MHz yang tersedia dalam kecepatan 800, 850, 900, 950, 1000 dan 1100 MHz.

4. Celeron Tualatin (Tualeron)
Celeron Tualatin disebut Tualeron karena gabungan dari Celeron dan Tualatin. Perbedaan antara Tualeron dan Tualatin adalah FSB yang digunakan Tualeron hanya 100 MHz. Tualeron memiliki L2 cache sebesar 256 KB dan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 0,13 micron. Tualeron pertama kali tersedia dalam kecepatan 1000 dan 1100 Mhz. Tualeron dinamai Celeron “A”. Tualeron tersedia dalam kecepatan 1000, 1100, 1200, 1300 dan 1400 Mhz.

5. Willamette-128 dan Northwood-128
Celeron 4 ini merupakan versi murah dari Pentium 4. Perbedaan yang dimiliki Celeron 4 terdapat pada L2 cache sebesar 128, lebih kecil dari Pentium 4 dan Tualeron yang L2 cache sebesar 256 KB. Willamette-128 adalah Celeron yang basisnya dari Pentium 4 Willamette. Sedangkan Northwood-128 adalah Celeron yang basisnya dari Pentium 4 Northwood. Celeron Willamette dan Northwood tersedia dalam kecepatan 1600, 1700, 1800, 1900, 2000, 2100, 2200, 2300, 2400, 2500, 2600 dan 2800 MHz. 

6. Prescott-256
Celeron terakhir yang dikeluarkan Intel adalah celeron D. Celeron D merupakan Prescott yang L2 cache-nya sebesar 256 KB dan berjalan pada FSB 533 MHz serta memiliki instruksi SSE3. Celeron D tersedia dalam kecepatan 2800 MHz.

Dari perkembangan yang telah dilakukan intel banyak diikuti oleh pesaingnya baik AMD,Via maupun Cyrix,berikut adalah perkembangan clone dari pesaing pesaing intel.

Sekitar tahun 1989 Intel meluncurkan i80486DX. Seri yang tentunya sangat populer, peningkatan seri ini terhadap seri 80386 adalah kecepatan dan dukungan FPU internal dan skema clock multiplier (seri i486DX2 dan iDX4), tanpa tambahan instruksi baru. Karena permintaan publik untuk processor murah, maka Intel meluncurkan seri i80486SX yang tak lain adalah processor i80486DX yang sirkuit FPU-nya telah disabled . Seperti yang seharusnya, seri i80486DX memiliki kompatibilitas penuh dengan set instruksi chip-chip seri sebelumnya. 

AMD dan Cyrix kemudian membeli rancangan processor i80386 dan i80486DX untuk membuat processor Intel-compatible dan mereka terbukti sangat berhasil. Pendapat saya inilah yang disebut proses 'cloning', sama seperti cerita NEC V20 dan V30. AMD dan Cyrix tidak melakukan proses perancangan vertikal (berdasarkan sebuah chip seri sebelumnya), melainkan berdasarkan rancangan chip yang sudah ada untuk membuat chip yang sekelas. 

Tahun 1993 dan Intel meluncurkan processor Pentium. Peningkatannya terhadap i80486: struktur PGA yang lebih besar (kecepatan yang lebih tinggi dan pipelining, TANPA instruksi baru. Tidak ada yang spesial dari chip ini, hanya fakta bahwa standar VLB yang dibuat untuk i80486 tidak cocok (bukan tidak kompatibel) sehingga para pembuat chipset terpaksa melakukan rancang ulang untuk mendukung PCI. Intel menggunakan istilah Pentium untuk meng"hambat" saingannya. Sejak Pentium ini para cloner mulai "rontok" tinggal AMD, Cyrix . Intel menggunakan istilah Pentium karena Intel kalah di pengadilan paten. alasannya angka tidak bisa dijadikan paten, karena itu intel mengeluarkan Pentium menggunakan TM. AMD + Cyrix tidak ingin tertinggal, mereka mengeluarkan standar Pentium Rating (PR) sebelumnya ditahun 92 intel sempat berkolaborasi degan Sun, namun gagal dan Intel sempat dituntut oleh Sun karena dituduh menjiplak rancangan Sun. Sejak Pentium, Intel telah menerapkan kemampuan Pipelining yang biasanya cuman ada diprocessor RISC (RISC spt SunSparc). Vesa Local Bus yang 32bit adalah pengembangan dari arsitektur ISA 16bit menggunakan clock yang tetap karena memiliki clock generator sendiri (biasanya >33Mhz) sedangkan arsitektur PCI adalah arsitektur baru yang kecepatan clocknya mengikuti kecepatan clock Processor (biasanya kecepatannya separuh kecepatan processor).. jadi Card VGA PCI kecepatannya relatif tidak akan sama di frekuensi MHz processor yang berbeda alias makin cepat MHz processor, makin cepat PCI-nya.

Tahun 1995, kemunculan Pentium Pro. Inovasi disatukannya cache memori ke dalam processor menuntut dibuatnya socket 8 . Pin-pin processor ini terbagi 2 grup: 1 grup untuk cache memori dan 1 grup lagi untuk processornya sendiri, yang tak lebih dari pin-pin Pentium yang diubah susunannya . Desain processor ini memungkinkan keefisienan yang lebih tinggi saat menangani instruksi 32-bit, namun jika ada instruksi 16-bit muncul dalam siklus instruksi 32-bit, maka processor akan melakukan pengosongan cache sehingga proses eksekusi berjalan lambat. Cuma ada 1 instruksi yang ditambahkan: CMOV (Conditional MOVe) . 

Tahun 1996, processor Pentium MMX. Sebenarnya tidak lebih dari sebuah Pentium dengan unit tambahan dan set instruksi tambahan, yaitu MMX. Intel sampai sekarang masih belum memberikan definisi yang jelas mengenai istilah MMX. Multi Media eXtension adalah istilah yang digunakan AMD . Ada suatu keterbatasan desain pada chip ini: karena modul MMX hanya ditambahkan begitu saja ke dalam rancangan Pentium tanpa rancang ulang, Intel terpaksa membuat unit MMX dan FPU melakukan sharing, dalam arti saat FPU aktif MMX non-aktif dan sebaliknya. Sehingga Pentium MMX dalam mode MMX tidak kompatibel dengan Pentium. 

Sedangkan AMD K5,AMDK5-PR75 merupakan clone dari i80486DX dengan kecepatan internal 133MHz dan clock bus 33MHz. Spesifikasi Pentium yang didapat AMD saat merancang K5 versi-versi selanjutnya dan Cyrix saat merancang 6X86 hanyalah terbatas pada spesifikasi pin-pin Pentium. Mereka tidak diberi akses ke desain aslinya. Bahkan IBM tidak mampu membuat Intel bergeming (Cyrix, mempunyai kontrak terikat dengan IBM sampai tahun 2005)

Sedangkan AMD K6 adalah K6 sebenarnya adalah rancangan milik NexGen .sewaktu Intel menyatakan membuat unit MMX, AMD mencari rancangan MMX dan menambahkannya ke K6. Sayangnya spesifikasi MMX yang didapat AMD sepertinya bukan yang digunakan Intel, sebab terbukti K6 memiliki banyak ketidakkompatibilitas instruksi MMX dengan Pentium MMX.

Advance Micro Devices (AMD)
Advance Micro Devices (AMD) merupakan produsen processor terbesar kedua setelah Intel. AMD didirikan pada tahun 1969 oleh beberapa orang yang memisahkan diri dari perusahaan Fairchild Semiconductor.

Am386 dan Am486 merupakan processor AMD pertama tiruan dari processor Intel 80368 dan 80468 tetapi dijual dengan harga murah. Sehingga meningkatkan pamor AMD. Am386 diluncurkan pada tahun 1990 tersedia dalam kecepatan 25, 33 dan 40 MHz. Sedangkan Am486 diluncurkan pada tahun 1991 tersedia dalam kecepatan 66, 80, 90, 100 dan 120 MHz.

Pada tahun 1995 AMD meluncurkan processor yang disebut “K5” yang diilhami dari “Kriptonyte” yang populer di komik Superman. Arsitektur K5 memiliki kesamaan dengan Pentium Pro untuk server. K5 kurang sukses di pasaran karena kinerjanya belum dapat bersaing dengan Ciryx’s 6x68 maupun Pentium. AMD K5 tersedia dalam lecepatan 75, 90, 100 dan 116,5 Mhz.

Pada Mei tahun 1997 AMD meluncurkan K6 yang mendapat respon hangat dari para pengguna komputer dan dapat bersaing dengan processor buatan Intel maupun Ciryx. K6 menjadi processor tercepat sebelum Intel mengeluarkan Pentium II dan dijual dengan harga murah dengan menggunakan platform Socket 7 sehingga pengguna pengguna komputer yang memiliki processor Pentium dan 6x68 tidak perlu mengganti motherboard jika ingin menggunakan K6. K6 tersedia dalam kecepatan 166, 200, 233, 266 dan 300 Mhz.

AMD mengeluarkan processor K6-2 dengan menambahkan feature terbaru, yaitu “3Dnow!”. 3Dnow! merupakan instruksi Single Instruction Multiple Data (SIMD) untuk meningkatkan ketika menjalankan aplikasi 3 dimensi. K6-2 memiliki L1 cache sebesar 64 KB, menggunakan tegangan 2,2 Volt dan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 0,25 micron. beberapa processor K6-2 sudah berkecepatan bus FSB 100 MHz yang dapat meningkatkan kinerja. K6-2 tersedia dalam kecepatan 266, 300, 333, 350, 366, 380, 400, 450, 475, 500, 533 dan 550 MHz. 

Pada awal tahun 1999 AMD meluncurkan K6-III yang tidak lain adalah K6-2 yang memiliki L2 cache sebesar 256 KB. Kelebihan lainnya adalah processor ini masih menggunakan Super Socket 7. perngguna processor lama dapat menggunakan psosesor ini tanpa mengganti motherboard. Ini yang tidak dimilliki oleh Intel. K6-III tersedia dalam kecepatan 400 dan 450 MHz. 

Pada bulan Agustus tahun 1999 AMD meluncurkan K7 yang lebih dikenal Athlon “klasik” tersedia dalam kecepatan 500 sampai 650 MHz dengan menggunakan platform baru yang mirip seperti Slot 1, yang dinamakan Slot A.

K7 meruppakan pengembangan dari K6 yang kemampuan Floating Point Unit (FPU) ditingkatkan dan memiliki L1 cache sebesar 128 KB dan L2 cache sebesar 512 KB. Sama sperti Pentium II dan III, L2 cache Athlon klasik berada pada modul processornya, tetapi tidak ditanam di dalam chip-nya. Athlon cukup sukses dalam kurun waktu Agustus 1999 sampai pertengahan tahun 2001 dipasaran karena Intel mengalami permasalahn pada proses fabrikasi 0,18 micron. Kemunculan AMD dalam masa Intel yang masih bermasalah, menaikkan pamor AMD lagi. Pada Febuari 2000, AMD tersedia dalam kecepatan 500, 550, 600, 650, 700, 750, 800 dan 850 MHz. 

Tanggal 6 Maret 2000, AMD mengejutkan dunia dengan mengeluarkan processor dengan kecepatan 1000 MHz (1 GHz). AMD berhasil mengungguli Intel. Kemudian Athlon tersedia dalam kecepatan 900, 950 dan 1000 MHz.

Thunderbird diluncurkan pada tanggal 4 Juni 2000 dengan menggunakan platform baru yang dinamakan Socket A. Ketika pertama kali diluncurkan, Thunderbird tersedia dalam kecepatan 650, 700, 750, 800, 850, 900 dan 1000 Mhz. 

Thunderbird memiliki L2 cache sebesar 256 KB yang ditanam pada core-nya dan kecepatan bus (FSB) 100 MHz. Pada bulan Oktober 2000 AMD meluncurkan Thunderbird yang emiliki FSB 133 MHz yang disebut Athlon “C” tersedia dalam kecepatan 1000, 1133 dan 1200 MHz dan pada bulan Juni tersedia sampai kecepatan 1400 MHz.

Pada tanggal 14 Mei 2001 AMD mengeluarkan Athlon XP versi ketiga dari Athlon.
Athlon XP pertama berkode nama “Palamino” yang dibuat dengan proses fabrikasi Organic Pin Grid Array (OPGA) 0,18 micron dan sudah memiliki dukungan terhadap SSE dan dukungan khas AMD, yaitu 3dNow!. Palamino pertama kali diluncurkan dengan kecepatan 1333 sampai 1733 MHz. Processor ini memiliki kinerja lebih tinggi sekitar 10% daripada Thunderbird. Pada Palamino inilah pertama kali sistem penamaan processor AMD menggunakan Performance Rating (PR). Palamino tersedia dalam kecepatan 1333 (1500+), 1400 (1600+), 1466 (1700+), 1533 (1800+), 1600 (1900+), 1666 (2000+) dan 1733 MHz (2100+).

Thorougbred dikeluarkan pada tahun 2002 setelah AMD beralih ke proses fabrikasi 0,13 micron yang merupakan generasi keempat Athlon. Pertama kali diluncurkan Thorougbred (T-Bred) tersedia dalam kecepatan 1800 MHz (2200+). Tersedia dua jenis T-Bred, yaitu T-Bred A dan B. Hal ini dikarenakan T-Bred menimbulkan panas. Kemudian diluncurkkan T-Bred B untuk mengatasi masalah itu dan tersedia dalam kecepatan mulai 2000 MHz (2400+). T-Bred awalnya menggunakan FSB 133 MHz, lalu dikeluarkan T-Bred B yang memiliki FSB 166 MHz digunakan pada T-Bred yang berkecepatan 2083 (2600+), 2167 (2700+) dan 2250 MHz (2800+) tetapi tersedia dalam jumlah terbatas. 

T-Bred A tersedia dalam kecepatan 1400 (1600+), 1466 (1700+), 1533 (1800+), 1600 (1900+), 1666 (2000+), 1733 (2100+) dan 1800 MHz (2200+). Sedangkan T-Bred B tersedia dalam kecepatan 1400 (1600+), 1466 (1700+), 1533 (1800+), 1600 (1900+), 1666 (2000+) dan 1733 (2100+), 1800 (2200+), 2000 (2400+), 2133 (2600+), 2083 (2600+), 2167 (2700+) dan 2250 MHz (2800+).

Barton merupakan Athlon generasi kelima dikeluarkan pada awal tahun 2003 memiliki L2 cache sebesar 512 KB, lebih besar dibandingkan T-Bred sehingga Barton memiliki kinerja yang tinggi. Barton memiliki dua versi, versi pertama menggunakan FSB 166 MHz tersedia dalam kecepatan 1833 (2500+), 1917 (2600+), 2000 (2700+), 2083 (2800+) dan 2167 MHz (3000+). Versi kedua menggunakan FSB 200 MHz tersedia dalam kecepatan 2100 (3000+) dan 2200 (3200+). Barton memiliki kinerja yang sangat baik, bahkan Hewlett Packard menggunakan Barton 3200+ khusus yang berkecepatan 2333 MHz pada salah satu jajaran PC-nya. Barton memiliki versi murah yaitu Thorton ynag L2 cache sebesar 256 KB dan tersedia dalam kecepatan 1666 (2000+), 1800 (2200+) dan 2000 MHz (2400+).

Processor Athlon 64 bit adlah processor x68 yang meiliki kemampuan untuk menjalankan aplikasi 64-bit, 32-bit dan 16-bit merupakan versi rumah AMD Opteron. Bila Opteron digunakan untuk server, Athlon 64-bit digunakan untuk komputer pribadi. Ada dua versi Athlon 64-bit, yaitu Athlon 64 (A-64) dan Athlon 64-FX (A-64-FX). Semua versi Athlon 64 menggunakan platfor baru, yaitu Socket 775 dan 939. seri Athlon 64 memiliki feature baru yaitu Cool’n Quiet. Feature ini memungkinkan kecepatan dan tegangan processornya sesuai dengan beban. Feature ini cukup efektif untuk mengurangi beban yang dihasilkan Athlon 64 dan bentuk fisik lebih kecil dari Athlon XP dan lebih besar dari Pentium 4. 

Duron adalah processor kelas value ditunjukkan untuk pengguna komputer yang hanya ingin bermain game dan menjalankan aplikasi sehari-hari. Duron diluncurkan pada tahun 2000 untuk bersaing dengan Celeron.

Duron Splifire diproduksi tahun 2000 dan 2001 yang tidak lain adalah Thunderbird yang L2 cache dipangkas menjadi 64 KB. AMD hanya menyediakan Splitfire yang berjalan pada 133 MHz dan tersedia dalam kecepatan 600, 650, 700, 750, 800, 850, 900 dan 950 MHz. 

Morgan adalah generasi kedua Duron yang tidak lain adlah Palamino yang dipangkas L2 cache menjadi 64 KB, diproduksi menggunakan teknologi lama yaitu Ceramic Pin Grid Array (CPGA). Perbedaan Morgan dan Splitfire adlah Morgan sudah memilki intruksi SSE. Sedankan kesamaannya adalah AMD tetap tidak menyediakan Morgan yang berjalan pada FSB 133 MHz. Morgan tersedia dalam kecepatan 1000, 1100, 1200 dan 1300 MHz.

Duron generasi ketiga adalah Applebred yang tidak lain adalah Thoroughbred yang dipangkas L2 cache menjadi 64 KB. Apllebred memiliki arsitektur yang sama persis dengan Thoroughbred. Penamaan Apllebred berdasarkan kecepatan aslinya dan tersedia dalam kecepatan 1400, 1600 dan 1800 MHz. 

Pada tahun 2004, AMD mengeluarkan Sempron untuk menggantikan Duron. Sempron tersedia dalam dua jenis, yaitu Sempron menggunakan Socket A dan Socket 754. Sempron yang menggunakan Socket A tidak lain adalah Thoroughbred B dan Thorton yang memiliki L2 cache sebesar 256 KB dan berjalan pada FSB 166 MHz. Sedangkan Sempron yang menggunakan Socket 754 tidak lain adalah A-64 yang dipangkas sehingga L2 cache menjadi 256 KB dan kemampuan menjalankan 64-bit dihilangkan. Penamaan Sempron menggunakan PR seperti Athlon XP. Sempron yang menggunakan Socket A tersedia dalam kecepatan 1500 (2000+), 1670 (2400+), 1750 (2500+), 1830 (2600+) dan 2000 MHz (2800+). Sedangkan Sempron ynag menggunakan Socket 754 tersedia dalam kecepatan 1800 MHz (3100+).
 

Contoh Contoh Proposal Copyright © 2011-2012 | Powered by Erikson