Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Sejarah Perkembangan Islam Di Indonesia

Sejarah Perkembangan Islam Di Indonesia
Kedatangan dan Penyebaran Islam di Indonesia ada teorii yang  berpendapat baru abad ke-13 M. yang dikemukakan oleh Snouck Hurgronje dan lainnya, dan yang berpendapat sudah sejak abad pertama Hijriyah atau abad ke-7 Masehi yann antara lain dikemukakan W.P. Groeneveldt, Syeikh Muhammad Naguib Al-Attas, S.Q. Fatimi,  Hamka, Uka Tjandrasasmita dll. Masing-masing golongan membuat argumentasinya. Tetapi bagaimanapun kami berpendapat yang benar abad ke-1 H. atau abad ke-7 M. dan langsung dari Arabia (Kami telah membicarakan kelemahan-kelemahan teori abad ke-13 M. dalam Sejarah Nasional Indonesia III, sejak tahun 1975 dan seterusnya serta dalam berbagai tulisan lainnya. Kedatangan Islam awalnya melalui perdagangan Internasional dan penyebaran atau penyampaiannya  secara lebih mendalam  oleh para da’i dan para wali (Di Jawa Wali Sanga) yang berasal dari luar atau dari Indonesia sendiri. Waktu kedatangan dan penyebaran Islam di Indonesia melalui beberapa fase dan yang abad ke-7 M. baru di bagian Barat Indonesia saja, Penyebaran Islam di Indonesia bahkan di wilayah Asia Tenggara berjalan dengan damai sesuai dengan prinsip-prinsip konsep Islam. Proses Islamisasi melalui berbagai jalur : Perdagangan, Pernikahan, Memasuki  birokrasi, Sufisme, Pendidikan (Pesantren), Kesenian.     

Pertumbuhan dan Perkembangan Kesultanan-Kesultanan di Indonesia    
Setelah terjadi proses penyebaran Islam lambat laun tumbuh dan berkembang Keultanan-Kesultanan dengan dinamika sejarahnya dalam berbagai aspek:social- politik, social ekonomi-perdagangan, social keagamaan dan kebudayaan. Dalam bidang social-politik biasanya terjadi pergantian kekuasaan yang mulus tetapi kadang-kadng tidak mulus. Tidak mulus disebabkan terjadinya perebutan kekuasaan di kalangan keluarga; dan juga kadang-kadang karena hasutan politik dari luar dari pihak yang menginginkan penjajahan termasuk bidang monopoli perdagangan. Dalam menjalankan politik pemerintahan Kesultanan mempunyai system birokrasi yang cukup lengkap, tetapi jika mulai dimasuki system birokrasi Barat (dari Penjajah) mulai terjadi perlawanan. Tumbuh dan berkembangnya Kesultanan –Kesultanan di Indonesia tidak menunjukkan persamaan kaena ada yang sejak abad ke-16, 17 dan  ke-18 M.mulai memudar bahkan pada awal abad ke-19 M. mulai di bawah lindungan pemerintahan jajahan (terutama Belanda sejak VOC –Hindia Belanda) dan ada yang baru awal abad ke 20 M. contohnya Kesultanan Aceh Darussalam baru dikuasai Hindia-Belanda. Bahkan pada abad ke-19 M. di mana-mana timbul gerakan social dan keagamaan misalnya Pemberontakan Cilegon, Perang Padri, Pemberontakan Antasari, dan di daerah-daerah lainnya. Pemberontakan atau perlawanan-perlawanan terhadap penjajah tersebut umumnya dipimpin para Kiai atau Ulama. .        

Di antara sejumlah Kesultanan di Indonesia yang pada abad ke-17 M. mencapai keemasan dilihat dari berbagai aspek kehidupan: politik, ekonomi-perdagangan, keagamaan dan kebudayaan:  ialah Kesultanan Aceh Darussalam semasa Sultan Iskandar Muda, Kesultanan Mataram semasa Sultan Agung Hanyakrasusumo, Kesultanan Banten semasa Sultan Ageng Tirtayasa, Kesultanan Gowa semasa Sultan Hasan Uddin. Dapat kita catat tentang kemajuan keagamaan terutama yang memberikan warisan kesasteraan agama Islam mengenai berbagai hal: Taugid, Tasawuf dan Tarekatnya, Fikh, Musyah Al-Qur’an,  dan lainnya ialah Kesultanan Aceh Darussalam, kemudian Kesultanan Banaten.

Aceh terkenal dengan para ulama besarnya dan tempat berguru para kiai sebelum pergi menenuaikan ibadah haj, karena itu sering digelari Aceh Serambi Mekkah. Di Aceh hidup Hamzah Fansuri (w. 1527 M.), Syamsuddin As-Sumaatrani (abad 17 M.), Nuruddin Ar-Raniri ( abd-17 M.), Abdurrauf As-Singkili (abd 17 M.)dan lainnya. Dari Aceh mulai sastra keagamaaan Islam yang ditulis dalam huruf Jawi berbagasa Melayu dan tersebar ke berbagai daerah Indonesia: di Sumatara, di Bima, Maluku, Sulawesi-Buton, Kalimantan. Demikian pula pengaruhnya ke Banten , Cirebon dan lainnya. Pada abad 17 dan 18 Masehi hubungan atau jaringan kuat antara ulama-ulama Timur Tengah dan Melayu-Indonesia. KItab-kitab Fikh yang tersebar sejak masa lampau di Indonesia telah banyak dibicarakan dan dapat kami catatan pada umumnya di Kesulatanan-Kesultanan di Indonesia menerapkan Syari’ah terutama di bidang Ubudiyah, Muamalah dan Hudud, tetapi dalam bidang Jinayah tidak kecuali satu masa di Kesultanan Aceh Darussalam semasa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1636 tetapi kemudian

dihapus mada masa Iskandar Thani (baca Denys Lombard: Kerajaan Aceh Zaman Sultan Iskanda Muda (1607-1636), KPG-EFEO 2006, hlm. 118-119)

Hubungan perekonomian dan perdagangan antar Kesultanan di Indonesia dan antar Bangsa dengan negeri-negeri di Asia Tenggara, Di Timur Jauh: Cina, Jepang dan lainnya dan juga dengan Timur Tengah: Arabia, Persi (Iran), Irak, Turki, Mesir dan lainnya berjalan terus sekalipun penah dirintangi oleh politk monopoli perdagangan Portugis dan Belanda. Setelah penjajahan VOC dan kemudian Hindia Belanda praktis beberapa Kesulatanan perekonomian dan perdagangannya beralih kepada penjajah kecuali Aceh baru pada awal abad ke-20 awal. Hubungan-hubungan ekonomi pedagangan dengan negeri-negeri Islam diperkuat juga dengan hubungan  persabatan dalam menghadapi penjajahan.

Dapat pula kita catatat bahwa  meskipun  penjajahan VOC-Hindia Belanda merupakan factor keruntuhan bagi Kesultanan-Kesultanan di Indonesia namun perlawanan dengan cara pemberontakan seperti telah dikatakan di atas berjalan terus. Untuk merintangi atau menghalangi kegiatan-kegiatan Islam di berbagai bidang Pemerintah Hindia Belanda misalnya dalam bidang ibadah haj dikeluarkanlah Haji Ordonansi 1922 yang sebanarnya merugikan umat Islam Indonesia. Demikian pula di bidang pendidikan muncul Ordonnansi Guru, 1925. Politik penjajahan Belanda untuk merintangi berbagai upaya bagi umat Islam telah diatur pula oleh Het Kantoor voor Inlandsche Zaken , tetapi anehnya lebih mengatur kehidupan keagamaan yang dianut bangsa Indonesia yang dapat kita perhatikan  dalam disertasi H. Aqib Suminto “ Politik Islam Hindia Belanda” LP3S, 1986.

Mengenai keberadaan pendidikan zaman Penjajahan Belanda dengan berbagai gerakan pendidikan sebagai lawan perimbangan terhadap system pendidikan yang diciptakan Penjajahan Belanda misalnya tumbuh dan berkembangnya pendidikan-pendidikan Islami yang dipelopori oleh Syaikh Ahmad Khatib, Syaikh Thahir Jalaluddin, Syaikh Mugammad Jamil Jambek dll di daerah Minangkabau dan di antara lain yang berpengaruh ialah pendidikan Surau Jembatan Besi. Demikian juga di Jakarta waktu itu tahun 1905, Muhammadiyah di Yogyakarta, Haji Abdulkarim dengan Hayatul Qulub di Majlengka, dan gerakan-gerakan pendidikan sebagai pembaruan untuk pendidikan Islam.

(Baca: Deliar Noer: Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942.). Demikian pula dibicarakan hal-hal berhubungan dengan gerakan politik dari tahun tahun tersebut.

Setelah jaman Penjajahan Belanda bagaimana kehidupan politik dan lainnya dalam Islam di Indonesia pada zaman Pendudukan Jepang, kita akan mendapat gambaran bagaimana dari salah sebuah buku yang juga menerangkan tentang segi positif dan sefi negatifnya tindakan Pemerintah Pendudukan Jepang, terlebih yang diakibatkan  tindakan-tindakan Jepang yang menyebabkan penderitaan rakyat yang juga menimbulkan  pemberontakan-pemberontakan di beberapa tempat (Baca: Harry J. Benda “Bulan Sabit Dan Matahari Terbit. Islam Indonesia Pada Masa Pendudukan Jepang.” Pustaka Jaya, 1985). Selanjutnya kita akan sampai pada pebicaraan tentang Islam sejak  Kemerdekaan Indonesia terutama masalah perjuangan Islam masa modern dari sekitar tahun 1945 sampai 1965 an setelahnya. B.J. Bolland dalam “ The Struggle Of Islam In Modern Indonesia” 1971, telah memberikan gambaran gerakan-gerakan politik Islam di zaman sejarah Indonesia modern itu dan dampaknya terhadap kehidupan setelah 25 tahun sejak merdeka. Boland dalam kajiannya melakukan pendekatan sosiologis yaitu dari segi awal idea-idea dunia Islam dan sejarahnya  untuk mengetahui sejauh dan bagaimana fungsi-funsi Islam sebagai kekuatan yang hidup di Indonesia baru. Sehubungan dengan itu dikatakan pelunya serta akan berhasil jika dilakukan pendekatan perkembangannya selama duapuluh limatahun  dan dari  sudut inilah untuk memperoleh beberapa bahan  tentang kegiatan-kegiatan Islam secara spesifik, problema-problema serta kecenderungan-kecenderungannya. Menarik perhatian kita bahwa Boland memberikan gambaran kepada kita kecuali tentang perkembangan Islam 25 tahun juga memberikan gambaran pembagian gambaran politik tahun 1945-1955, kemudian masa penguatan kedalam komunitas Islam sendiri sampai peningkatannya (1955-1965), dan masa setelah 30 September 1965.

Kesimpulan dan Upaya Menumbuhkan Citra Kejayaan Islam
Jikalau kita amati perjalanan Sejarah Islam di Indonesia dari masa ke masa  sejak kedatangan, proses penyebaran sampai zaman tumbuh dan berkembangnya Kesultanan Kesultanan bahkan mencapai keemasannya terasa telah terjadinya dinamika histories yang menggembirakan.. Di zaman Keemasan Kesultanan-Kesultanan di Indonesia sebagaimana telah dicontohkan terutama abad ke-17 M. telah memberikan warisan sejarah yang gemilang dalam berbagai aspek: Sosial- politik Sosial-ekonomi-perdagangan,  Sosial –keagamaan dan kebudayaan, ternyata telah memberikan citra yang dapat dibanggakan. Namun demikian setelah mulai dimasuki pengaruh baik politik, ekonomi-perdagangan maupun system pemerintahan maka umat Islam mengalami keresahan yang akibatnya muncul perlawanan atau pemberontakan melwan politik penjajahan baik melalui gerakan politik mapun gerakan keagamaan dan gerakan pendidikan. Namun upaya perjuangan masyarakat Musilm di bawah pimpinan para ulama itu mengalami kegagalan akibat berbagai factor antara lain: perselisihan internal yang kemudian dimasuki politik divide et empera, pemisahan persatuan antara ulama dan umara, antara perjuangan dari satu daerah dengan daerah lainnya belum ada persatuan, pendidikan masyarakat yang dengan sengaja oleh pokitik Belanda dibedakan terutama menuju sekulerasmi dengan pengawasan ketat terhadap pendidikan non-pemerintah yang berlandaskan keagamaan dsb.

Demikian secara garis besar nasib umat Islam di Indonesia selama penjajahan dan bagaimana seharusnya untuk masa kini dan mendatang untuk menumbuhkan citra kejayaan Islam kita Indonesia, mungkin perlu diusahakan:
1) Terpeliharana uhuwah Islamiah di kalangan umat Islam Indonesia khususnya dan umat Islam di dunia pada umumnya;
2)  Melakukan serta meningkatkan kehidupan keagamaan bagi kehidupan dan ke-sejahteraan dunia dan akhirat dengan berpedoman kepada isi dan maknanyaAl-Qur’an dan Hadis serta ajaran-ajaran dalam Syari’ah;
3)   Memperjuangkan keadilan serta menegakkaanya untuk mencapak ketertiban, keamanan, kenyamanan serta kebahagiaan umat Islam;
4)  Mengupayakan kemajuan dalam pendidikan keagaamaan baik formal maupun Non-formal demi kecerdasan umatnya serta ketakwaannya kepada Allah SWT.
5) Memajukan bidang seni-budaya Islami melalui berbagai kegiatan di kalangan anak-anak, remaja serta dewasa umat Muslim.

Demikianmasalah serta pokok-pokok berkenaan dengan thema  yang telah kami kemukakan di atas. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan terimakasih atas segala perhatian Bapak-Bapak, Ibu-Ibu serta Saudara-Saudara. Wa billahi taufik wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sejarah Kode Etik Kehumasan

Sejarah Kode Etik Kehumasan 
Sejarah berdirinya Asosiasi Public Relations Internasional (IPRA) 
1. Awal pertama dicetuskan di Belanda Maret 1950 oleh para praktisi PR/Humas dariberbagai Negara (Inggris, Belanda, Perancis, Norwegia dan Amerika Serikat) pada acara The Royal Netherlands Internasional Trade Fair.
2. Tanggal 1 Mei 1955 organisasi profesi International Public Relations Association (IPRA) berdiri secara resmi.
3. Dalam sidang umum di Venice Mei 1961 diterbitkan 4 (empat) kode perilaku pokok yang sekaligus merupakan standard atau piagam moral bagi perilaku professional humas sebagai berikut:
a. integritas pribadi dan profesionalisme.
b. perilaku terhadap klien dan majikan.
c. perilaku terhadap media dan umum.
d. perilaku terhadap rekan seprofesi.

4. Untuk kode etik IPRA sudah beberapa kali diamendir yaitu melalui Kode Etik Athena ketika berlangsung sidang umum IPRA di Athena Yunani tangal 12 Mei 1965.
5. Kode etik IPRA disempurnakan lagi pada konvensi IPRA di Teheran Iran 17 April 1968. Dimana secara umum dan normatif memuat butir-butir Mukadimah dan terdiri dari 13 pasal.

Dimana secara garis besar mengatur hal-hal sebagai berikut :
a. Mengenai kode perilaku.
b. Merupakan kode moral
c. Menjunjung tinggi standard moral.
d. Memiliki kejujuran yang tinggi.
e. Mengatur secara etis mana yang boleh dan tidak boleh diperbuat oleh seorang professional Public Relations atau Humas.

Selanjutnya November 1991 IPRA Council di Nairobi menetapkan “IPRA Nairobi Code for Communication in Environment and Development“ yang isinya : antara lain berkaitan dengan isu sentral dan tanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan hidup, pembangunan ekonomi dan memperhatikan faktor pembangunan dan pengembangan sosial.

Sejarah Perkembangan Public Relations Di Indonesia.
Sejarah perkembangan Public Relations di Indonesia secara konsepsional terjadi pada tahun 1950-an. Kala itu berdiri organisasi HUMAS pertama kali di perusahaan perminyakan negara (Pertamina). Peranan divisi HUPMAS (Hubungan Pemerintah dan Masyarakat) Pertamina ini sangat penting dalam upaya menjalin hubungan komunikasi timbal balik dengan pihak klien, relasi bisnis, perusahaan swasta atau BUMN atau Asing dan masyarakat.

Kemudian pada tahun 1954, secara resmi HUMAS diterapkan pada jajaran kepolisian. Dilanjutkan di berbagai instansi pemerintah dan perusahaan swasta pada tahun 1970-an.

Jika dikaitkan dengan state of being, dan sesuai dengan method of communication, maka istilah Humas dapat dipertanggung jawabkan. Tetapi, jika kegiatan yang dilakukan oleh Kepala Hubungan Masyarakat itu, hanya mengadakan hubungan dengan khalayak di luar organisasi, misalnya menyebarkan press release ke massa media, mengundang wartawan untuk jumpa pers atau wisata pers, maka istilah hubungan masyarakat tersebut tidaklah tepat apabila dimaksudkan sebagai terjemahan dari public relations.

Dan menurut Rosady Ruslan, SH, MM. membagi perkembangan Public Relations di Indonesia dalam 4 periode sebagai berikut :

Periode 1 ( Tahun 1962 )
Secara resmi pembentukan HUMAS di Indonesia lahir melalui Presidium Kabinet PM Juanda, yang menginstruksikan agar setiap instansi pemerintah harus membentuk bagian/divisi HUMAS. Dijelaskan pula garis besar tugas kehumasan dinas pemerintah adalah : Tugas strategis yaitu ikut serta dalam proses pembuatan keputusan oleh pimpinan hingga pelaksanaaannya. Dan tugas taktis yaitu memberikan informasi, motivasi, pelaksanaaan komunikasi timbal balik dua arah supaya tercipta citra atas lembaga atau institusi yang diwakilinya.

Periode 2 ( Tahun 1967 – 1971 )
Pada periode ini terbentuklah Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas). Tata kerja badan ini antara lain ikut serta dalam berbagai kegiatan pemerintah dalam pembangunan, khususnya di bidang penerangan dan kehumasan, serta melakukan pembinaan dan pengembangan profesi kehumasan.

Tahun 1967, berdiri Koordinasi antar Humas Departemen atau Lembaga Negara yang disingkat “Bakor” yang secara ex officio dipimpin oleh pimpinan pada setiap departemen.

Tahun 1970-1971, Bakor diubah menjadi Bako-humas (Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah) yang diatur melalui SK Menpen No.31/Kep/Menpen/tahun 1971. Yang menjelaskan sebagai institusi formal dalam lingkungan Departemen Penerangan RI. Bakohumas tersebut beranggotakan Humas departemen, Lembaga Negara serta unit usaha Negara atau BUMN. Kerjasama antara Humas departemen atau institusi tersebut menitik beratkan pada pemantapan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi dalam operasi penerangan dan kehumasan.

Periode 3 ( Tahun 1972 – 1993 )
Periode ini ditandai dengan munculnya Public Relations kalangan profesional pada lembaga swasta umum. Dengan indikator sebagai berikut:
a. Tanggal 15 desember 1972 didirikannya Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) sebagai wadah profesi HUMAS oleh kalangan praktisi swasta dan pemerintah. Seperti wardiman Djojonegoro ( mantan mendikbud), Marah Joenoes (mantan kahupmas Pertamina), dll.

Pada konvensi Nasional HUMAS di Bandung akhir tahun 1993 lahirlah Kode Etik Kehumasan Indonesia (KEKI). Perhumas juga tercatat sebagai anggota International Public Relations Association (IPRA) dan ASEAN Public Relations Organization (FAPRO).

b. Tanggal 10 April 1987 di jakarta, terbentuklan suatu wadah profesi HUMAS lainnya yang disebut dengan Asosiasi Perusahaan Public Relations (APPRI ). Tujuannya adalah sebuah wadah profesi berbentuk organisasi perusahaan-perusahaaan public relations yang independen (konsultan jasa kehumasan).

Periode 4 ( Tahun 1995 – sekarang )
Periode ini Public Relations berkembang di kalangan swasta bidang profesional khusus (spesialisasi Public Relations atau HUMAS bidang industri pelayanan jasa). Dengan indikator sebagai berikut:

a. Tanggal 27 November 1995 terbentuk Himpunan Humas Hotel Berbintang (H-3). Himpunan ini diperuntukkan sebagai wadah organisasi profesi HUMAS bidang jasa perhotelan, berkaitan erat dengan organisasi PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran di Indonesia).

b. Tanggal 13 september 1996 diresmikannya Forum Komunikasi Antar Humas Perbankan (FORKAMAS) oleh Gubernur BI Soedradjad Djiwandono. Forum ini resmi bagi para pejabat HUMAS (Public Relations Officer), baik bank pemerintah (HIMBARA), swasta (PERBANAS), dan asing yang beroperasi di bidang jasa perbankan di Indonesia.

c. Keluarnya SK BAPEPAM No.63/1996, tentang wajibnya pihak emiten (perusahaan yang go publik) di Pasar Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya memiliki lembaga Corporate Secretary.

d. Berdirinya PRSI (Pulic Relations Society of Indonesia) pada tanggal 11 november 2003 di Jakarta. ini menyerupai PRSA (Public Relations Society of Amerika), sebuah organisasi profesional yang bergengsi dan berpengaruh serta mampu memberikan sertifikasi akreditasi Public Relations Profesional (APR) di Amerika yang diakui secara internasional.

PRSI atau Masyarakat Public Relations Indonesia (MAPRI) pertama kali dipimpin oleh August Parengkuan seorang wartawan senior harian Kompas dan mantan ketua Perhumas-Indonesia. Tujuan organisasi ini adalah meningkatkan kesadaran, kepedulian, kebersamaan, pemberdayaan serta pastisipasi para anggotanya untuk berkiprah sebagai Public Relations professional dalam aktivitas secara nasional maupun internasional.

Untuk di Indonesia sejak tahun 1967 terbentuk Badan Koordinasi antar Humas Departemen dan Lembaga Negara (Bakohumas). Dan sesuai SK.Menpen nomor : 31 tahun 1971 melalui Bakomumas dikoordinasikan oleh Menteri Penerangan R.I. (sekarang Menteri Negara Komunikasi dan Informasi) yang tertuang dalam tugas dan fungsi Bakomumas.

Sedangkan dalam SK.Menteri Negara Komunkasi dan Informasi (Kominfo) nomor 03A/SK/Meneg/I/2002 tanggal 18 januari 2002 sebagai pengganti SK.Menpen nomor : 31 tahun 1971 adalah tentang tugas dan kedudukan Bakohumas.

Dan untuk Kode Etik Humas khusus dilembaga pemerintahan mengacu pada Keputusan Menteri Komunkasi dan Informatika Nomor. 371/KEP/M.KOMINFO/8/2007 tanggal 28 Agustus 2007.

Dari kode etik tersebut diatas sangat simple, mudah diratifikasi atau diadopsi kedalam kode etik Humas atau Public Relations dimasing-masing Negara anggota IPRA yang merupakan “Piagam Moral” dan pedoman atau rambu-rambu : 

1. Bagi PRO (Public Relations Officer) by Profession adalah merupakan acuan yang ditujukan kepada subyeknya (orang) sebagai penyandang professional Humas atau Public Relations yang seharusnya memiliki integritas pribadi dan tanggung jawab professional.
2. Bagi Public Relations by Function ditujukan pada “prosesnya” Humas sebagai lembaga dalam berbagai hal (pengambilan keputusan,tanggung jawab social, kegiatan komunikasi, publikasi dan promosi). Serta selain itu mampu menciptakan, menjaga citra positif melalui pembinaan hubungan dan kemauan baik dengan berbagai pihak sebagai publiknya.

Peranan Public Relation Dalam Organisasi

Peranan Public Relation Dalam Organisasi 
I. PENDAHULUAN
Manusia adalah makhluk social dan sebagai makhluk yang bermasyarakat ia selalu melakukan interaksi. Hal ini berlangsung karena manusia ingin memenuhi kebutuhan hidupnya seperti kesejahteraan, keselamatan dan keamanan. Dalam melakukan interaksi tersebut muncullah berbagai kepentingan vans kadang-kadang antara satu dengan yang lainnya sering sangat berbeda. Untuk mengakomodasi sejumlah kepentingan yang berbeda itu bukanlah pekerjaan sederhana. Untuk menjalin usaha ke arah itu maka kegiatan komunikasi adalah merupakan pekerjaan utama yang harus mahir dilakukan. Jika usaha untuk menciptakan kebersamaan melalui komunikasi juga masih sulit ditempuh maka menciptakan pengertian, masih bisa dilakukan yaitu memahami perbedaan masing-masing.

Terhadap keseluruhan masalah yang telah dikemukakan di atas selalu ditemui dalam berbagai organisasi baik yang berskala besar maupun dalam level organisasi yang berskala kecil. Organisasi adalah merupakan salah satu yang sangat banyak memanfaatkan aktifitas komunikasi dalam melaksanakan kegiatannya. Barangkali tidak berlebih-lebihan Jika dikatakan bahwa tanpa kegiatan komunikasi, maka suatu organisasi tidak akan ada fungsi yang bisa terlaksana. Sebagai orang yang berkecimpung dalam suatu organisasi, maka perlu mendapat perhatian yang sangat banyak agar bagaimana melakukan public relation dalam sebuah organisasi supaya dapat terlaksana semua bagian- bagian dalam organisasi yang mereka tempati untuk lebih mengembangkan diri sejak dini. Banyak hal yang kita bisa jumpai dalam kegiatan organisasi yang dapat membuat kita memacu untuk meningkatkan kegiatan public relation Misalnya saja hubungan antar bidang-bidang, dalam setiap organisasi.

Hal ini bukan hanya terjadi dalam ruang lingkup organisasi dimana kita tempati sebagai pengurus ataupun anggota tetapi juga dapat lebih ditingkatkan kepada hubungan antara organisasi lainnya dimana public relation Justru sangat dibutuhkan. Namun untuk lebih mendalami public relation maka alangkah baiknya kita telusuri pengertian dan sejarah perkembangan public relation sebagai berikut ini.

II. PEMBAHASAN
A. Pengertian dan Sejarah Public Relation
Istilah Public Realtion (PR) diterjemahkan harfiah adalah hubungan masyarakat, sering juga ditulis PUREL. Penerapannya di Indonesia belum terlalu lama. Tetapi pada dua decade terakhir ini public relation menjadi bidang pekerjaan yang cukup digandrungi oleh banyak kalangan dan didalam suatu instansi pemerintah maupun swasta sangat dibutuhkan, begitu pula dalam sebuah sari tidak kalah pentingnya. Bahkan telah berkembang dan diminati oleh banyak orang. Obyek studi relation di Perguruan Tinggi sebagai institusi pendidikan bidang ini banyak diminati oleh para calon mahasiswa.

Lahirnya public relation masih belum dibenahi dengan pasti dan masih banyak kontroversi di antara para ahli. Glend dan Danny Grisworld (dalam Oemi Abdurrahman) mengemukakan bahwa pekerjaan public relation telah dilakukan oleh Cleopatra dengan segala kemegahan seorang Ratu menyambut Mark Antony ditepi sungai Nil. Transaksi jual beli barang terjadi di Jaman Neolithic, baik para penjual maupun Ratu Cleopatra berusaha mengadakan hubungan yang sifatnya dapat menyenangkan dan menguntungkan orang lain. Konon dari sinilah awal mula kegiatan public relation mulai tersentuh. Namun masih sulit untuk menentukan kapan pekerjaan public relation dilakukan secara terorganisir karena tidak ada dukungan pasti yang dapat menentukan kapan public relation seperti yang dipraktekkan sekarang ini.

Dewasa ini orang bukan saja mengenal public relation tetapi karena public relation sudah demikian meluasnya sehingga pembicaraan mengenai sistematik public relation sudah berkembang menjadi public relation officer (PRO). Jika kita mencoba melacak pengertian public relation kita sebutkan salah satu Pakar Internasional Jefkins, yang menyatakan bahwa public relation adalah suatu public service ke dalam dan keluar organisasi. 

Jefkins terutama melihat tugas public relation dalam membentuk kepercayaan terhadap organisasi diri. Dikemukakan proses public relation sebagai berikut :
  • Hostility Sympathy
  • Prejudice Acceptance
  • Apathy Interest
  • Ignorance Knowledge

Ia menggariskan bahwa betapa sukarnya perubahan pendapat terutama bagi hal-hal yang belum diketahui atau pendapat-pendapat yang didasarkan kepada prasangka, kepercayaan dan sikap yang dikemukakan dalam lingkungan khalayak apalagi lingkungan rumah atau keluarga, maka tugas dari public relation adalah mengatasi situasi-situasi negatif ini. Hal ini dilakukan melalui public relation transfer proses untuk mencapai pengertian. 

Jefkins menggarisbawahi bahwa tanpa pengertian tidak mungkin untuk mengharapkan consensus apalagi kerjasama. Akhirnya Jefkins memberikan definisi untuk praktek public relation yang diambilnya dari sumber-sumber Meksiko sebagai berikut :

Praktek hubungan masyarakat adalah seni dan ilmu sosial mengenai analisa kecendrungan, prediksi terhadap konsekwensi, memberi konsultasi terhadap pimpinan organisasi dan melaksanakan perencanaan program dan memberikan pelayanan yang baik terhadap kepentingan organisasi maupun public (1982.203).

Melihat lingkup dari public relation yang sedemikian luas walaupun dirumuskan secara sangat padat dan ringkas dalam satu kata, pengertian, maka spesialisasi-spesialisasi dalam bidang public relation pun menuntut pengetahuan mendalam bidang sosial seperti manajemen. sosiologi, psikologi sosial, antropologi, hukum, ekonomi dan politik. Bahkan dengan makin cepatnya perkembangan kecanggihan – kecanggihan teknologi, maka pengetahuan yang sangat dasar dan minim perlu dikuasai tentang keterkaitan perkembangan teknologi serta dampaknya terhadap masyarakat maupun kemungkinan pencegahan dampak-dampak negatif secara antisipatif yang memerlukan keterkaitan antara hukum dan teknologi.

Secara umum public relation dewasa ini dibagi dalam commercial dan non commercial. Dimana dengan jenis terakhir dimaksudkan terutama kegiatan-kegiatan public relation oleh pemerintah dan lembaga-lembaga non komersial yang terutama bergerak dalam bidang sosial.

Pengalaman menunjukkan bahwa public relation dengan gin dan tonic dalam tangan dan wanita bergaya "Cinderella" tidak mencukupi lagi untuk public relation yang efektif. Masalah yang hares dipecahkan oleh public relation terlalu banyak, yaitu selain berhadapan dan menggarap berbagai jenis khalayak, juga berhadapan dengan berbagai sikap dari seseorang di dalam dan diluar suatu organisasi. Belum lagi masalah-masalah hukum yang perlu diperhatikan dalam pesan-pesan public relation dalam sebuah organisasi.

B. Public Relation dalam Organisasi
Seperti diketahui bahwa manusia adalah makhluk sosial. Aristoteles menyebutnya zoos politicos. Manusia hidup berkelompok dan bermasyarakat dan ia mengelompokkan serta memasyarakatkan diri, justru karena didorong oleh tuntutan masalah hidupnya, yang bagi manusia hanya mungkin terpenuhi dengan baik apabila manusia itu hidup bekerjasama dan berkelompok. Dalam kelompok dan dalam pergaulan sehari-hari manusia itu kemudian menjalin kerjasama yang baik, untuk mencapai suatu tujuan. Bentuk kerjasama manusia untuk mencapai tujuan bersama ini disebut organisasi.

Dengan demikian, organisasi merupakan suatu alat bagi manusia untuk mencapai suatu tujuan. Organisasi sebagai alat, bukanlah sesuatu yang beku, malah merupakan sesuatu yang hidup dinamis. Karena merupakan fenomena sosial, maka ia terbentuk disebabkan adanya kerinduan manusia pada kehidupan yang lebih sempurna. Untuk itu, organisasi merupakan suatu kekuatan yang dinamis justru karena ia berintikan manusia yang tidak tetap sifat dan wataknya. Manusia dalam organisasi Itu dibagi dua yaitu pimpinan dan pelaksana, manager and employed atau atasan dan bawahan. Pimpinan lah yang menyusun program dan kebijaksanaan, melakukan koordinasi kepada bawahannya. Untuk meningkatkan efisiensi kerja, maka bawahanlah yang melaksanakan segenap rencana dan kebijaksanaan yang telah ditetapkan itu.

Dengan demikian nyatalah bahwa untuk mencapai tujuan, manusia-manusia itu membutuhkan kerjasama, baik antara bawahan dengan bawahan maupun kerjasama antar bawahan dengan atasan.

Oleh karena itu berintikan manusia yang mempunyai watak, pembawaan, kesukaan dan lain-lain, yang tidak sama bagi setiap individu, maka diperlukan seorang pemimpin yang harus mengkoordinir bawahannya dan harus menciptakan kerja sama yang baik dengan orang-orang dalam organisasi itu untuk kemudian kerjasama dan dukungan masyarakat luar. Untuk mewujudkan hal ini, diperlukan seni dan pengetahuan memimpin yang sering disebut manajemen.

Manajemen yang merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan : perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.

Pengertian dasar tentang manajemen seperti di atas menunjukkan bahwa :
a. Manajemen adalah proses kerjasama manusia untuk mencapai tujuan bersama
b. Manajemen adalah pelaksanaan kerjasama dilakukan secara sistematis, terorganisir dan procedural melalui pembimbingan seorang pemimpin
c. Manajemen adalah ilmu atau seni memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya lain termasuk waktu untuk mencapai tujuan

Untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam rangka pencapaian tujuan tersebut, maka ada beberapa rangkaian kegiatan yang mesti dilakukan yang sering disebut sebagai fungsi manajemen. Fungsi manajemen ini dikemukakan oleh para ahli secara berbeda-beda, namun secara esensial adalah sama.

Ada beberapa fungsi manajemen yang dikemukakan oleh beberapa ahli namun salah satunya adalah George R. Terry yaitu Planning, Organizing, Actuating, Controlling.

Planning adalah proses penentuan tujuan selanjutnya penentuan langkah-langkah tersebut sering disebut 5W + I H (what, who , why, when, where dan How). What (Apa) artinya menentukan apa yang hendak dilakukan, who (siapa) yang melaksanakan, why (mengapa) dilaksanakan kegiatan tersebut, how (bagaimana) cara. (meto ; dan prosedur) melaksanakan kegiatan tersebut, selanjutnya penentuan kapan (when) dan dimana tempatnya (where) kegiatan tersebut dilakukan.

Organizing (pengorganisasian) adalah proses dengan mana penentuan apa yang hendak dikerjakan dan siapa yang mengerjakannya. Penentuan apa yang dikerjakan adalah penentuan tugas-tugas atau jabatan-jabatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Sedangkan yang dimaksud siapa yang mengerjakannya adalah penentuan orang-orang yang cocok dengan jabatan-jabatan yang telah ditetapkan itu.

Actuating (penggerakan), S.P. Siagian menyebutnya Motivating yaitu memberikan motivasi atau dorongan kepada orang-orang yang terlibat dalam rangka pencapaian tujuan tersebut agar mereka mempunyai semangat kerja yang tinggi misalnya memberi nasehat, imbalan, penghargaan, harapan dan sebagainya.

Controlling (pengawasan), pengawasan dimaksudkan disamping mencegah terjadinya penyimpangan juga dijadikan alat untuk mengevaluasi sejauh mana pekerjaan itu telah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan lebih dahulu. Jadi pengawasan bukan berarti mencari kesalahan.

C. Kaitan Public Relation dalam Sebuah Organisasi
Sebagai organisasi mencakup didalamnya proses manajemen yang telah kami utarakan di atas. Dimana dalam organisasi juga mempunyai tujuan tertentu yang sudah disepakati oleh para anggotanya untuk dicapai secara bersama pula. Oleh karena itu dalam mencapai tujuan tersebut memerlukan manajemen yang baik disetiap bidang supaya tercipta pembagian tugas yang merata secara proporsional.

Dalam proses mencapai tujuan itulah memerlukan public relation untuk mengoperasionalkan atau mengaktualisasikan perencanaan-perencanaan yang telah ditetapkan bersama baik yang berupa program jangka panjang maupun jangka pendek. Sehingga tercipta mekanisme kerja dan proses kerjasama yang baik antara sesama Pengurus sebuah organisasi ataupun setiap anggota organisasi.

Untuk lebih mengkonkritkan public relation dalam sebuah organisasi berikut kami utarakan tugas daripada public relation, sehingga mudah dipahami yaitu sebagai berikut :
1. Menyampaikan kebijaksanaan-kebijaksanaan manajer (pimpinan) organisasi
2. Mendengarkan pendapat-pendapat masyarakat (anggota)
3. Menciptakan suasana saling mengerti atau " interaction" dan hubungan yang baik diantara sesa­ma pengurus, sesama anggota dari senior sampai yunior

Melalui uraian singkat ini, jelaslah public relation sangat dibutuhkan dalam suatu organisasi. Organisasi dapat berjalan dengan bagus apabila public relation dalam organisasi tersebut berjalan lancar pula.

III. PENUTUP
a. Public relation mengalami perkembangan yang cukup pesat dan juga tantangan yang semakin besar dimana nisi sudah merupakan suatu profesi baik diinstansi pemerintahan maupun swasta dewasa ini
b. Public relation dalam suatu organisasi mempunyai keterkaitan yang sangat erat, dimana public relation merupakan penggerak aktifitas-aktifitas dalam sebuah kegiatan di suatu organisasi
c. Proses public relation dan proses kegiatan dalam sebuah organisasi merupakan mata rantai yang tidak dapat dipisahkan karena operasional kegiatan organisasi, public relation turut menentukan kelancaran hubungan sesama pengurus anggota maupun antar organisasi yang ada.

BIBLIOGRAFI
Abdurrahman Oemi, 1993, "Dasar-dasar Public Relation", Citra Aditya Bakti, Bandung
Bonar SK, 1983, "Hubungan Masyarakat Modern", Bina Aksara.. Jakarta
Bownell, Clifford Lee, 1995, "Public Relation in Education", Mc Graw-Hill, New York.
Griswold, Glend and Denny, 1984, "your Public Relation", Fung and Wagnals Company, New York
H.Frazier Moore, 1988, "Hubungan Masyarakat Prinsip Kasus dan Masalah Satu", Penyunting Onong Uchana Efendi, Remaja Karya.
Susanto S., Astrid Sunario, 1993, "Globalisasi dan Komunikasi", Pustaka Sinar Harapan, Jakarta

Sejarah SPARC (Scalable Processor Architecture)

Sejarah SPARC (Scalable Processor Architecture) 
Ada tiga revisi utama dari arsitektur. Revisi diterbitkan pertama adalah 32-bit SPARC Versi 7 (V7) pada tahun 1986 Versi. SPARC 8 (V8), sebuah definisi yang disempurnakan SPARC arsitektur, dirilis pada tahun 1990. Perbedaan utama antara V7 dan V8 adalah penambahan integer perkalian dan membagi instruksi, dan upgrade dari 80-bit aritmatika "diperpanjang presisi" floating-point untuk aritmetika 128-bit "quad-presisi". SPARC V8 menjabat sebagai dasar untuk IEEE 1754-1994, sebuah Standar IEEE standar untuk sedikit arsitektur mikroprosesor-32.

Gambar perkembangan prosesor SPARC

SPARC Versi 9, bit arsitektur SPARC-64, dirilis oleh SPARC International pada tahun 1993. Ini dikembangkan oleh Arsitektur SPARC Komite terdiri dari Amdahl Corporation , Fujitsu , ICL , LSI Logic , Matsushita , Phillips , Ross Teknologi , Sun Microsystems, dan Texas Instruments .

Pada tahun 2002, SPARC Bersama Spesifikasi Pemrograman 1 (JPS1) telah dirilis oleh Fujitsu dan Sun, menggambarkan fungsi prosesor yang identik diimplementasikan dalam CPU kedua perusahaan ("Commonality"). CPU pertama sesuai dengan JPS1 adalah III UltraSPARC oleh Sun dan V SPARC64 oleh Fujitsu. Fungsi yang tidak tercakup oleh JPS1 didokumentasikan untuk setiap prosesor dalam "Implementasi Suplemen". 

Pada awal tahun 2006, Sun merilis spesifikasi arsitektur diperpanjang, UltraSPARC Arsitektur 2005. Hal ini tidak hanya mencakup non-hak istimewa dan sebagian besar bagian istimewa V9 SPARC, tetapi juga semua ekstensi arsitektur (seperti CMT, hyperprivileged, VIS 1, dan VIS 2) hadir dalam's UltraSPARC prosesor Sun dimulai dengan T1 UltraSPARC implementasi. UltraSPARC Arsitektur 2005 termasuk ekstensi standar Sun dan tetap kompatibel dengan SPARC V9 penuh 1 spesifikasi Tingkat. 

Pada tahun 2007, Sun merilis spesifikasi diperbarui, UltraSPARC Arsitektur 2007, yang pelaksanaan memenuhi UltraSPARC T2. Arsitektur telah menyediakan kompatibilitas aplikasi terus menerus biner dari penerapan V7 SPARC pertama pada tahun 1987 ke Sun UltraSPARC implementasi Arsitektur. 

Format-format SPARC dan penjelasannya
Format Instruksi Langsung :
Panggilan SPARC Instruksi, digunakan untuk mentransfer kontrol ke mana saja di ruang alamat 32-bit seperti :

+------------------------------------------------------+
| 01 | 30 bit konstan |
+------------------------------------------------------+
Seperti instruksi jump MIPS (J-format), hanya ada satu instruksi pada mesin SPARC yang Format Salah satu instruksi disebut instruksi CALL. Ketika instruksi ini ditemui, kendali dialihkan langsung ke lokasi baru yang diberikan oleh 30 bit konstan. Bagaimana lokasi ditentukan adalah konstanta digeser ditinggalkan oleh dua bit (untuk membuat kata 32-bit) dan pc diatur ke nilai ini ditambah dengan pc saat ini. Perubahan alamat adalah relatif terhadap program counter untuk memungkinkan program untuk dipindahkan dalam memori tanpa mempengaruhi alamat yang ditentukan oleh instruksi panggilan.

Format Cabang dan Sethi Petunjuk :
Format dua instruksi terutama cabang instruksi yang terlihat seperti:
+-------------------------------------------------------------+
| 00 | a (1) | COND(4) | op2 (3) | 22 bit konstan |
+-------------------------------------------------------------+

Seperti biasa, dua bit pertama menentukan jenis instruksi, COND adalah kondisi cabang dan op2 adalah operan untuk membandingkan melawan. Jika bertemu dengan kontrol mesin transfer ke lokasi yang ditentukan oleh 22 bit konstan. Berbeda dengan MIPS, SPARC memberikan petunjuk beberapa cabang. Jenis cabang ditentukan oleh bit COND. Jika cabang diambil, maka pc diatur ke konstanta kiri digeser oleh 2 dan ditambahkan ke program counter. Perhatikan bahwa ini hanya memungkinkan cabang sampai 2 ^ 21 lokasi memori. Untuk cabang di seluruh rentang memori secara keseluruhan, diperlukan penanganan khusus. Lain, non-cabang format dua instruksi :
+-------------------------------------------------------------+
| 00 | rd (5) | 100 | 22 bit konstan |
+-------------------------------------------------------------+
Format Dua instruksi ini dikenal sebagai instruksi R_FRV_GOTTLSDESCHI. Instruksi ini digunakan untuk me-load instruksi bit tiga puluh dua menjadi register. Untuk melakukan beban, instruksi ini akan memuat 22 bit tinggi dan kemudian sebuah "atau" instruksi dipanggil untuk memuat sepuluh bit rendah dari kata tersebut.SimakBaca secara fonetik

Lakukan banyak hal dengan Google Terjemahan 
Bangun bisnis global Anda. Iklankan ke berbagai bahasa menggunakan Google Peluang Pasar Global. 
Ahli bahasa, robot, atau alien? Pelajari tentang teknologi di balik Google Terjemahan dan bagaimana Anda dapat membantu kami menyempurnakan mutu. 
Jangkau pengunjung internasional. Tambahkan teks terjemahan ke video YouTube Anda. 
Buku bahasa dalam kantong Anda! Pasang aplikasi Android kami sebelum perjalanan Anda ke Rio. 

Format Instruksi aljabar:
instruksi ini adalah petunjuk yang paling umum. Mereka baik petunjuk aljabar atau beban / instruksi toko (kecuali R_FRV_GOTTLSDESCHI)

Instruksi ini memiliki register tujuan, yang disebut rd, sebuah specifier instruksi disebut op3, dan mendaftar sumber, disebut rs1. Sumber lain dari operasi bisa mendaftar sumber yang lain, yang disebut RS2 atau sedikit tiga belas konstan (untuk operasi segera). 

Perhatikan, bahwa sejak ini tipe format termasuk beban dan toko, ada masalah potensial dengan mereka hanya memiliki sedikit 13 konstan. Bagaimana memori diatasi sedemikian jangkauan terbatas (2 ^ 13)? Untuk kasus ini, alamat instruksi relatif terhadap frame pointer. Dibandingkan dengan mesin MIPS, memori menangani harus lebih lambat karena MIPS I-format instruksi secara alami dapat mengatasi berbagai memori lebih besar dan karenanya tidak akan perlu instruksi tambahan untuk memuat alamat ke register sebelum instruksi beban (seperti mesin SPARC harus dilakukan).

Format instruksi tiga format:
Dua Sumber Daftar Instruksi: 
+---------------------------------------------------------- ------------+ 
| 10 | rd (5) | op3 (6) | rs1 (5) | 0 | terpakai (8) | RS2 (5) | 
+---------------------------------------------------------- ------------+ 
Satu Sumber Pendaftaran dan Konstan Instruksi: 
+------------------------------------------------------------------ ------------+ 
| 11 | rd (5) | op3 (6) | rs1 (5) | 1 | ditandatangani 13 bit const | 
+------------------------------------------------------------------- ------------+ 
Seperti dapat dilihat, pada opcode dari 10 adalah instruksi aljabar yang memiliki dua operand dan sebuah register tujuan. The opcode dari 11 adalah operasi langsung dan beban / operasi toko. 

Sejarah Dan Teori-Teori Manajemen

Sejarah Dan Teori-Teori Manajemen 
Sesungguhnya manajemen sudah ada sejak jaman dahulu, salah satu bukti adalah Piramida di Mesir. Adanya bangunan Piramida di Mesir menunjukkan bahwa pada zaman dulu telah ada serangkaian kegiatan yang diatur sedemikian rupa, mengikuti tahapan-tahapan tertentu yang telah disiapkan hingga bangunan Piramida yang megah di tengah gurun pasir dapat menjadi decak kagum masyarakat dis seluruh dunia dari dulu hingga kini. Dari sejarah dapat kita ketahui bahwa tidak kurang dari ribuan orang telah terlibat dalam pembangunan Piramida di Mesir.

Selain Piramida di Mesir, ada juga benteng raksasa yang berdiri sepanjang ribuan kilometer di Cina. Benteng ini juga menunjukkan betapa orang-orang Cina dahulu telah melakukan kegiatan manajemen (dalam bentuk apapun kegiatan manajemen tersebut sehingga bangunan benteng yang kokoh dapat tetap bertahan hingga hari ini. Selain itu juga Candi Borobudur di Indonesia, dan masih banyak contoh bangunan-bangunan kuno yang sangat rumit bisa dibangun oleh nenek monyang kita. Dari bukti-bukti tersebut dapat dilihat bagaimana orang-orang dahulu telah menerapkan manajemen.

Secara keilmuan, manajemen baru terumuskan kurang lebih di abad 18 atau awal abad 19 Masehi. Diantara tokoh-tokoh yang mula-mula memperkenalkan manajemen secara keilmuan adalah Robert Owen (1771-1858) dan Charles Babbage (1972-1871). Owen seorang pembaru dan indrustrialisasi dari Inggris adalah di antara tokoh pertama yang menyatakan perlunya sumber daya manusia di dalam organisasi dan kesejahteraan pekerja. Sedangkan Babbage seorang ahli matematika dari Inggris orang yang pertama kali berbicara mengenai pentingnya efisiensi dalam proses produksi. Dia meyakini akan perlunya pembagian kerja dan perlunya penggunaan matematika dalam efisiensi penggunaan fasilitas dan material produksi (Ernie dan Saefullah: 2005).

Dengan demikian bisa dikatakan Robert Owen dan Charles Babbage adalah pionir dalam ilmu manajemen.

1. Perkembangan Teori Manajemen
Apa yang telah dikenalkan oleh Owen dan Babbage pada akhir abad 19 memberikan kontribusi yang berharga bagi para praktisi manajemen bahwa organisasi bisnis perlu dikelola secara benar, terutama jika organisasi tersebut berskala besar dan melibatkan banyak sekali orang dan sumber daya yang harus dikelola. Kontribusi Owen dan Babbage seolah telah membukakan mata para praktisi bisnis pada saat itu bagaimana seharusnya bisnis dijalankan. Bermunculan pula setelah itu berbagai teori-teori dalam ilmu manajemen.

Perkembangan pemikiran manajemen sebagai praktik yang dilandasi konsep teori (Tim Dosen Administrasi Pendidikan: 2009) adalah sebagai berikut:

a. Teori Manajemen Aliran Klasik (1890-1930)
Frederick W Taylor, Henry L Gantt, Frank Bunker Gillberth dan Lilian Gillberth adalah tokoh-tokoh dibalik teori manajemen ilimiah. Mereka memikirkan suatu cara meningkatkan produktivitas dengan menangani kondisi kekurangan tenaga terampil melalui efisiensi para pekerja.

Taylor disebut sebagai “bapak manajemen ilmiah” dengan karyanya “scientific management” yang telah memberikan prinsip-prinsip dasar penerapan pendekatan ilmiah pada manajemen, dan mengembangkan sejumlah teknik-tekniknya untuk mencapai efisiensi. Empat prinsip dasar yang dikembangkan Taylor adalah:
1. Pengembangan metode ilimah alam manajemen agar suatu perkejaan dapat ditentukan metode pencapaian tujuannya secara maksimal.
2. Seleksi ilmiah untuk karyawan agar para karyawan dapat diberika tugas dan tanggung jawab sesuai keahlian.
3. Pendidikan dan pengembangan karyawan.
4. Kerjasama yang harmonis antara manajemen dan para karyawan.

Teknik yang digunakan untuk melaksanakan prinsip tersebut adalah melalui studi gerak dan waktu (time and motion studies), pengawasan fungsional, system tariff berbeda yaitu karywan yang lebih produktif dan efisien mendapatkna gaji lebih besar dari yang lainnya.

Kontribusi terbesar dari Gantt adalah dengan menghasilkan metode grafik sebagai teknik scheduling produksi untu perencanaan, koordinasi dan pengawasan produksi yang popular dengan sebutan “Bagan Gantt”.

b. Manajemen Organisasi Klasik (Classical Organization Theory) atau Manajemen Operasional Modern (1900-1940)

Henry Fayol merupakan tokoh teori manajemen operasional manajemen dikenal dengan julukan Bapak teori manajemen modern. Dalam bukunya yang berjudul Administration Industrielle et Generale (Administrasi Industri dan Umum) Fayol membagi aktifivtas-aktivitas industrial dalam enam klompok yaitu teknikal, komersial, financial, keamanan, kepastian, akunting dan manajerial. Ia adalah perumus empat belas prinsip manajemen yaitu:
1) Pembagian kerja
2) Wewenang
3) Disiplin
4) Kesatuan perintah
5) Kesatuan pengarahan
6) Meletakan kepentingan perseorangan di bawah kepentingan umum
7) Balas jasa/imbalan
8) Sentralisasi
9) Rantai scalr/khirarki
10) Order/susunan
11) Keadilan
12) Stabilitas staf organisasi
13) Inisiatif
14) Esprit de corps (semangat korps)

Fayol percaya bahwa melalui penguasaan keterampilan dan prinsip dasar manajemen orang yang mendalaminya dapat menjadi manajer yang baik.

c. Aliran Perilaku (1924-1940)
Elton Mayo dan F.J. Roethlisberger melakukan studi tentang perilaku manusia dalam bermacam situasi kerja di pabrik Hawthorner milik perusahaan Western Electric dengan temuan bahwa kelompok kerja informal lingkungan sosial karyawan memiliki pengaruh besar terhadap produktivitas.

McGregor memandang perlu adanya perhatian pada kebutuhan sosial dan aktualisasi diri karyawan dengan menjunjukan dua kategori manusia yaitu manusia X dan manjusia Y atau lebih dikenal dengan teori X dan teori Y. Manusia tipe X adalah manusia yang harus selalu diawasasi agar mau melakukan usaha dalam pekerjaan mereka. Sedangkan manusia Y sebaliknya, ia bersemangat bekerja sebagai kesempatan untuk mengaktualisasikan diri tanpa ada pengawasan sekalipun.

Di samping penelitian yang focus terhadap perilaku manusia, dikembangkan juga aliran perilaku organisasi yang memandang bahwa hubungan manusia dalam manajemen berada dalam konteks organisasi. Diantara tokohnya adalah Abraham Maslow, Frederick Herzberg, Edgar Schein.

Aliran perilaku organisasi menganut prinsip bahwa:
1) Organisasi adalah satu keseluruhan jangan dipandang bagian perbagian.
2) Motivasi karyawan sangat penting yang menghasilkan komitmen untuk pencapaian tujuan organisasi.
3) Manajemen tidak dapat dipandang sebagai suatu proses teknis secara ketat (peranan, prosedur dan prinsip).

d. Pendekatan Sistem (1940-sekarang)
Pendekatan sistem memandang bahwa organisasi sebagai sistem yang dipersatukan dan diarahkan dari bagian-bagian/komponen-komponen yang saling berkaitan. Chester I Barnard menjelaskan dalam “the functions of the executive” bahwa tugas manajer adalah menyarankan pendekatan sistem sosial komprehensif dalam aktifitas “managing”.

Komponen-komponen/bagian-bagian tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain, merupakan satu kesatuan utuh yang saling terkait, terika, memperngaruhi, membutuhkan, dan menentukan. Oleh karena itu harus disadari bahwa perubahan satu komponen akan berpengaruh terhadap komponen-komponen lainnya. Dengan demikian berpikir dan bertindak system berarti tidak memandang komponen secara parsial, tetapi saling terpadu satu sama lain secara sinergi.

Sinergi berarti bahwa keseluruhan lebih besar daripada jumlah dari bagian-bagiannya. System yang sinergi adalah tiap-tiap unti atau bagian-bagian bekerja dengan serius dalam tatanannya dan menyadari secara penuh dan bertanggung jawab terhadap kemajuan system secara umum.

Sistem memiliki makna bahwa (1) suatu system terdiri atas bagian-bagian yang saling terkait satu dengan yang lainnya, (2) bagian-bagian yang saling hubung itu dapat berkerja dan berfungsi secara independent atau bersama-sama, (3) berfungsinya bagian-bagian tersebut ditujukan untuk mencapai tujuan umum dari keseluruhan (sinergi), (4) suatu system yang terdiri atas bagian-bagian yang saling hubung tersebut berada dalam suatu lingkungan yang kompleks.

e. Pendekatan Kontingensi atau Pendekatan Situsional (1950-sekarang)
Pendekatan kontingensi atau pendekatan situasional adalah suatu aliran teori manajemen yang menekankan pada situasi atau kondisi tertentu yang dihadapi. Tidak seluruh metode manajemen ilmiah dapat diterapkan untuk seluruh situasi begitupun tidak selalu hubungan manusiawi yang perlu ditekankan karena adakalanya pemecahan yang efektif melalui pendekatan kauantitatif. Itu semua sangat tergantung pada karakteristik situasi yang dihadapi dan tujuan yang ingin dicapai.

Sejarah Dan Pengertian Pascal

Sejarah Dan Pengertian Pascal 
Pascal adalah bahasa tingkat tinggi (high level language) yang orientasinya pada segala tujuan, dirancang oleh Profesor Niklaus Wirth dari Technical University of Zurich, Switzerland. Nama Pascal diambil sebagai penghargaan terhadap Blaise Pascal, ahli matematik dan filosofer terkenal abad 17 dari Perancis.

Profesor Niklaus Wirth memperkenalkan kompiler bahasa Pascal pertama kali untuk komputer CDC 6000 (Control Data Corporation) yang dipublikasikan pada tahun 1971 dengan tujuan membantu mengajar program komputer secara sistematis, khususnya untuk memperkenalkan pemrograman terstruktur.

Dalam waktu singkat, Pascal telah menjadi bahasa yang populer di kalangan pelajar universitas dan merupakan bahasa yang diajarkan di beberapa perguruan tinggi. Beberapa profesional komputer juga mulai beralih ke bahasa Pascal. Kenyataannya, Pascal merupakan bahasa yang paling cepat populer dibandingkan dengan bahasa-bahasa komputer tingkat tinggi yang lainnya.

Standar Pascal adalah bahasa Pascal yang didefinisikan oleh K.Jensen dan Niklaus Wirth. Penerapan nyata dari standar Pascal banyak yang berbeda dengan seperti apa yang telah didefinisikan oleh K. Jensen dan Niklaus Wirth. Standar Pascal di Eropa didefinisiakn oelh ISO (International Standards Organization) dan di Amerika oleh kerjasama antara ANSI (American National Standar Institute) dengan IEEE (Intitute of Electrical and Electronic Engineer).

Beberapa versi dari Pascal yang telah beredar di pasaran, di antaranya UCSD pascal (University of California at San Diego Pascal), MS-Pascal (Microsoft Pascal), Apple Pascal, Turbo Pascal dan lain sebagainya. Sampai saat ini untuk komputer-komputer mikro dan personal, Turbo Pascal merupakan versi bahasa Pascal yang paling populer dan banyak digunakan. Kompiler Turbo Pascal banyak digemari, karena terutama bersifat interaktif, seperti interpreter saja layaknya. Selain itu Turbo Pascal mengikuti definisi dari standar Pascal seperti yang didefinisikan oleh K. Jensen dan Niklaus Wirth di Pascal User Manual dan Report. Turbo PASCAL adalah copyright dari Borland Inc. dan dapat digunakan pada sistem operasi PC-DOS, MS-DOS, CPM-86 dan CP/M-80. Berikut yang penulis pakai adalah Turbo Pascal versi 7.0.

Internet Dan Informatika Kedokteran

Internet Dan Informatika Kedokteran 
Sejarah internet
Sebelumnya kita mengenal apa itu internet dan apa sebenarnya informatika kedokteran, alangkah baiknya kita mengenal sejarah dan perkembangan internet serta fungsi dan manfaatnya.

Rasanya sangat sulit bagi kita untuk melupakan kebiasaan browsing, chating ataupun sekedar mengambil atau mendownload e-mail. Padahal dulu sebelum Internet ini menjamur dan merajalela diseantero jagad raya ini komputer yang kita gunakan sebatas untuk menghitung, menulis ataupun membuat desain untuk penerbitan dan juga untuk pekerjaan penelitian yang memberlukan alat bantu ini. Namun kini setelah Internet menggema seolah tidak lepas dari media komunikasi ini. Coba kita bayangkan surat yang yang kita tulis sekarang, maka selang beberapa menit bahkan detik jawabannya sudah dapat kita terima lagi. Begitu juga kalau kita berbelanja di mana saja dan kapan saja, maka barang yang kita butuhkan segera dikirim dalam waktu sikat. 

Pada awalnya Internet hanya terdiri dari beberapa jaringan komputer kecil yang didirikan oleh Departemen Pertahanan Amerika yang disebut ARPANET untuk tujuan riset, yakni sekitar tahun 1969. Saat sekarang, internet bukan lagi sekedar jaringan yang meliputi Amerika dan Eropa, tapi sudah meliputi seluruh bagian dunia, termasuk Indonesia. Internet ini kalau kita iratkan seperti jalan raya, ada jalan protokol, jalan bebas hambatan, ada pula jalan utama, jalan kecil hingga gang kecil yang ada disuatu peloksok desa. Maka Internet pun memiliki “jalur” utama. Jalur utama ini dalam Internet ini sering disebut dengan backbone. Dengan backbone ini akan terhubung banyak jaringan komputer diseluruh dunia baik jaringan LAN (Local Area Network) maupun jaringan WAN (Wide Area Network). Backbone Internet yang ada di Eropa dan Jepang terhubung ke Backbone yang ada di Amerika. Namun sayangnya di Indonesia belum ada backbone Internet, sehingga sebagian besar Internet Service Provider langsung menghubungkan jaringan mereka ke backbone di Amerika atau negara lain.

Apa fungsi internet ? Pada umumnya masyarakat luas memanfaatkan internet sebagai media informasi untuk kehidupan pribadi : kesehatan, rekreasi, hobby, pengembangan pribadi, rohani, dan sosial. Dan sebagai media informasi untuk kehidupan profesional/pekerja : sains, teknologi, perdagangan, saham, komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis, dan berbagai forum komunikasi.

Apa itu informatika kedokteran
Disiplin ilmu yang berhubungan dengan penyimpanan, penarikan dan penggunaan data, informasi, serta pengetahuan biomedis secara optimal untuk tujuan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.

Pengaruhnya pada dunia kedokteran
Diperkirakan setiap hari penggemar baru internet dapat mencapai jumlah ribuan, sangat antusias. Sehingga pada akhir tahun 2000 tidak kurang dari 200.000.000 orang telah memanfaatkan internet. Dunia kedokteran tidak luput dari pengaruh perkembangan ini. Berbagai publikasi kini lebih mudah diperoleh, berbagai fasilitas pendidikan ataupun simulasi kedokteran sudah mulai bermunculan, baik untuk kalangan medis maupun khusus untuk pasien/orang awam. Dalam kurun tahun-tahun mendatang, sarana sumber informasi semakin berkembang, untuk kepentingan pendidikan, ataupun untuk kepentingan pendidikan, ataupun untuk kepentingan pengobatan pasien. Dengan adanya kemajuan ini, maka salah satu akibatnya adalah peranan dokter sebagai sumber informasi untuk pasien menjadi tidak dominan lagi, karena segala informasi tentang penyakit danpenatalaksanaannya dapat diperoleh secara jelas dan lengkap melalui internet oleh siapa saja. 

Sebagaimana bahasan diatas, sebenarnya fungsi utama Informatika kedokteran adalah :
  • Rekam medik elektronik
  • Sistem pendukung keputusan medis
  • Sistem informasi kedokteran/ rumah sakit
  • Pemanfaatan internet dan intranet dalam pendidikan kedokteran
  • Mendukung pengelolaan pengetahuan kedokteran

10 Pertanyaan Pokok Tentang Internet Dan Intranet

10 Pertanyaan Pokok Tentang Internet Dan Intranet 
1. Apa dan Bagaimana Internet Itu ? Pengertian dan Sejarah Internet
Internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung ke seluruh dunia tanpa mengenal batas teritorial, hukum dan budaya. Secara fisik dianalogikan sebagai jaring laba-laba (The Web) yang menyelimuti bola dunia dan terdiri dari titik-titik (node) yang saling berhubungan. Node bisa berupa komputer, jaringan lokal atau peralatan komunikasi, sedangkan garis penghubung antar simpul disebut sebagai tulang punggung (backbone) yaitu media komunikasi terestrial (kabel, serat optik, microwave, radio link) maupun satelit . Node terdiri dari pusat informasi dan database, peralatan komputer dan perangkat interkoneksi jaringan serta peralatan yang dipakai pengguna untuk mencari, menempatkan dan atau bertukar informasi di Internet. Menurut Lani Sidharta (1996) : walaupun secara fisik Internet adalah interkoneksi antar jaringan komputer namun secara umum Internet harus dipandang sebagai sumber daya informasi. Isi Internet adalah informasi, dapat dibayangkan sebagai suatu database atau perpustakaan multimedia yang sangat besar dan lengkap. Bahkan Internet dipandang sebagai dunia dalam bentuk lain (maya) karena hampir seluruh aspek kehidupan di dunia nyata ada di Internet seperti bisnis, hiburan, olah raga, politik dan lain sebagainya. Drew Heywood (1996) menerangkan : sejarah Internet bermula pada akhir dekade 60-an saat United States Department of Defense (DoD) memerlukan standar baru untuk komunikasi Internetworking. Yaitu standar yang mampu menghubungkan segala jenis komputer di DoD dengan komputer milik kontraktor militer, organisasi penelitian dan ilmiah di universitas. Jaringan ini harus kuat, aman dan tahan kerusakan sehingga mampu beroperasi didalam kondisi minimum akibat bencana atau perang. Tahun 1969 Advanced Research Project Agency (ARPA) dibentuk tugasnya melakukan penelitian jaringan komputer mempergunakan teknologi packet switching. Jaringan pertama dibangun menghubungkan 4 tempat yaitu : UCLA, UCSB, Utah dan SRI International. Hingga tahun 1972 jaringan ini telah menghubungkan lebih dari 20 host dan disebut sebagai ARPANet. ARPANet kemudian menjadi backbone Internetworking institusi pendidikan, penelitian, industri dan kontraktor terutama yang berkaitan dengan jaringan militer (MILNet). Tahun 1986 ARPANet mulai dikomersialkan dengan mengisolasikan jaringan militer. National Science Foundation (NFS) kemudian membiayai pembongkaran backbone ARPANet menjadi backbone Internet komersial dan dikelola oleh Advanced Network Service (ANS). Andrew S. Tanenbaum (1996) : andil besar dalam perwujudan Internet adalah tergabungnya jaringan regional seperti SPAN (jaringan fisika energi tinggi), BITNET (jaringan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eropa dan digunakan pula di Eropa Timur) dan ditambah dengan sejumlah link transatlantik yang beroperasi pada 64 Kbps - 2 Mbps pada tahun 1988. Menurut Khoe Yao Tung (1997), jaringan pendukung Internet di seluruh dunia adalah :
  • Amerika didorong oleh NFS - ANSNet dan CO+RE (jaringan non profit terbatas) yang bekerjasama dengan Commercial Internet Exchange (CIX) serta Sprint (perusahaan telekomunikasi umum) tahun 1990. Pengesahaan RUU NREN (National Research and Education Network) oleh Kongres Amerika pada Desember 1991. Ditambah 8 aliansi jaringan regional yang tergabung dalam The Corporation for Regional an Enterprise Networking (CoREN) yaitu : BARRNet, CICNet, MIDNet, EARNet, NorthWestNet, MYSERNet, SURANet dan WestNet. CoREN bekerjasama dengan perusahaan telekomunikasi komersial MCI.
  • Kanada dengan jaringan backbone nasional CA*Net
  • Australian Academic and Research Network (AARNET)
  • The Europe Backbone (EBONE) dan The European UNIX Network (EUNet) dan RIPE organisasi jaringan e-mail Eropa
  • Jepang memiliki Widely Integrated Distributed Environtment (WIDE), Today International Science Network (TISN), Japan Academic Interuniversity Network (JAIN) dan Japan UNIX Network (JUNET). Kebanyakan bekerjasama dengan jaringan telekomunikasi komersial AT&T perwakilan Jepang yang disebut dengan SPIN. Pelayanan lain yang bersifat internasional adalah InterCon International KK (IIKK) dan Internet Initiative Japan (IIJ) yang berasosiasi dengan WIDE untuk menyediakan jaringan Internet dikawasan Asia, termasuk jaringan penelitian dan pendidikan untuk kawasan Asia (disponsori oleh NEC, IIJ dan WIDE) yang disebut AI3 (Asia Internet Interconnection Initiative) yang mengembangkan teknologi satelit komunikasi Ku Band
  • Belakangan muncul ABONE (Asia Backbone) yang didirikan oleh konsorsium negara-negara di Asia seperti Jepang, Korea, Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia dan Hongkong. Interkoneksi dunia tersebut memakai jaringan serat optik antar benua berkapasitas + 45 Mbps. (T3 +) dan jaringan satelit telekomunikasi.
Protokol TCP / IP
Salah satu isu terpenting di Internet adalah penerapan Standar Komputasi Terbuka (Open Computing Standard). Karena Internetworking dan Internet mengintegrasikan semua sistem, jenis dan tipe komputer yang ada di dunia, maka harus ada standar yang menjamin komputer dapat saling berbicara satu sama lain dalam bahasa yang sama. Menurut Drew Heywood (1996) : standar bahasa komputer universal telah dikembangkan sejak 1969, terdiri dari serangkaian protokol komunikasi disebut Transfer Control Protocol yang bertugas mengendalikan transmisi paket data, koreksi kesalahan dan kompresi data dan Internet Protocol yang bertugas sebagai pengenal (identifier) dan pengantar paket data ke alamat yang dituju. Protokol TCP / IP menyatukan bahasa dan kode berbagai komputer di dunia sehingga menjadi standar utama jaringan komputer. TCP / IP berkembang cepat dan kaya fasilitas karena bersifat terbuka, bebas digunakan, ditambahkan kemampuan baru oleh siapapun dan gratis karena tidak dimiliki oleh siapapun. Menurut Khoe Yao Tung (1996), Drew Heywood (1996) dan Andrew S. Tanenbaum (1996) fungsi utama protokol TCP/IP adalah :
  • File Transfer Protocol (FTP) yaitu fasilitas transfer file antar computer
  • Surat elektronik (E-mail) atau fasilitas surat menyurat antar komputer yang terdiri atas Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) sebagai dasar komunikasi email, Multi Purpose Internet Mail Extensions (MIME) yaitu standar format biner grafik, dan suara agar dapat ditransmisikan melalui e-mail, Post Office Protocol (POP) yaitu sistem penerima e-mail, Network News Transfer Protocol (NNTP) sarana pertukaran berita, artikel dan diskusi melalui e-mail
  • Emulasi terminal jarak jauh (Telnet, Remote Login) yang memungkinkan suatu\ komputer (client) untuk masuk dan mengendalikan host yang terletak jauh darinya, misalnya pada network yang lain atau di Internet
  • Simple Network Management Protocol (SMNP) yaitu protokol pengendalian peralatan network jarak jauh. Drew Heywood (1996) menyebutkan : fungsi utama itu masih diikuti dengan fasilitas Domain Name System (DNS) yaitu metode penamaan dan pengalamatan suatu network berdasarkan kelompoknya.
Sedang Andrew S. Tanenbaum (1996) memberi pengertian fungsi secara singkat : aplikasi TCP / IP menghasilkan 4 fasilitas penting E-mail, News, Remote Login dan Transfer File. Semula tampilan Internet masih berupa teks murni, revolusi terjadi ketika WEB atau World Wide Web (WWW - tampilan grafis dan multimedia di Internet) diperkenalkan.

WEB dan HTML
Menurut Sampurna (1996) : WEB adalah sekelompok kode berbasis teks yang sederhana dan universal, disebut Hypertext Markup Language (HTML). Karena berbasis teks, HTML dikenali dan diterjemahkan segala jenis komputer dalam bentuk tampilan informasi yang sama. HTML adalah kreasi Tim Berners Lee, ilmuwan European Laboratory for Particle Physics (CERN - organisasi penelitian 18 negara Eropa) di Geneva Swiss. Maret 1989 Tim memperkenalkan WEB dan HTML sebagai standar antar muka distribusi informasi di Internet yang mampu menggabungkan teks, grafik dan multimedia dengan metode navigasi menu pada mesin UNIX. HTML adalah bahasa kode pemrograman yang menjadi dasar bagi terwujudnya WEB. Dengan HTML seluruh sistem komputer yang saling berbeda dapat mengenali format2 yang ditampilkan dalam situs2 Internet tanpa perbedaan yang berarti, termasuk didalamnya penampilan multimedia (grafik, suara dan citra video). HTML berbasis teks yang sangat sederhana dan praktis sehingga dapat dipahami oleh berbagai jenis komputer dalam platform sistem yang berbeda. Dokumen HTML mengandung perintah2 teks yang disebut tag untuk menampilkan tulisan, gambar, warna, suara, video, animasi dsb. serta link yang menghubungkan berbagai topik. Dengan bentuk hypertext maka halaman Internet (Web Site - Kios Internet) akan dapat dibangun dengan cepat serta ditampilkan dengan cantik. Dalam konsep hypertext ini pembacaan suatu dokumen tidak harus urut namun bisa meloncat antar topik bahkan di print maupun dicopy ke media penyimpan lokal (harddisk misalnya). Format hypertext juga memungkinkan pemakai mesin yang hanya bisa mengenali teks untuk mengakses dokumen dalam bentuk teks saja. Perbedaannya hanya terletak pada tidak ditampilkannya gambar, grafik, animasi, video, suara dan warna.

Browser WEB
Atas bantuan National Center for Supercomputing Applications (NCSA), Mei 1993 standar ini diwujudkan dalam bentuk software yang disebut MOSAIC. MOSAIC adalah browser pertama WEB dan diaplikasikan multiplatform UNIX, NeXT, Windows dan Macintosh. Browser adalah program penterjemah HTML menjadi tampilan WEB (teks, grafis dan multimedia) di layar komputer pemakai. Kreator MOSAIC adalah Mark Andreesen, pada tahun 1994 bergabung dengan Jim Clark yaitu salah seorang pendiri Silicon Graphics. Mereka kemudian membuat browser WEB komersial pertama yaitu Netscape Navigator yang dengan segera menggeser popularitas MOSAIC. Hingga saat ini Netscape adalah browser paling populer dan menjadi pelopor dibidangnya.

WEB, Internet dan Perkembangannya
Januari 1992 pengguna Internet membentuk The Internet Society yang mempromosikan Internet. Tahun 1994 CERN dan MIT membentuk World Wide Web Consortium (W3C) sebagai otorita tunggal bagi pengembangan WEB serta berwenang menetapkan berbagai standar di dalamnya. Awal dekade 90-an, WEB site (pusat informasi berbasis HTML di Internet) hanya berjumlah sekitar 50 buah URL (Uniform Resource Locator - sistem pengalamatan kios informasi di Internet) dan hanya berisi teks saja. Menurut Andrew S. Tanenbaum (1996) : akhir 1990 telah berkembang menjadi 3 ribu jaringan dan 200 ribu komputer. Tahun 1992 host kesatu juta terhubung ke Internet dan tahun 1995 terdapat puluhan backbone, ratusan jaringan menengah regional, puluhan ribu LAN, jutaan host dan pengguna. Pertumbuhannya mencapa dua kali lipat setiap tahun (data penelitian Paxton, 1996). Kini WEB adalah antar muka paling populer di Internet yang mampu menampilkan tidak hanya teks namun juga grafik (gambar, foto, animasi), suara, video dan dimensi virtual (3D). Diperkirakan pada akhir 1998 telah lebih dari 10 juta WEB site dibangun oleh institusi pendidikan, bisnis, pemerintahan, media massa, hiburan, militer dan sebagainya dengan pengguna lebih dari 100 juta.

2. Apakah yang dimaksud dengan Intranet ? Pengertian dan Keunggulan
Intranet adalah konsep LAN yang mengadopsi teknologi Internet, diperkenalkan pada akhir tahun 1995. Khoe Yao Tung (1997) mengatakan : Intranet adalah LAN yang menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas Internet, diibaratkan berInternet dalam lingkungan lokal. Intranet umumnya juga terkoneksi ke Internet sehingga memungkinkan pertukaran informasi dan data dengan jaringan Intranet lainnya (Internetworking) melalui backbone Internet. Kompatibilitas Intranet (sebagaimana Internet) sangat tinggi terhadap system lainnya sehingga mudah diterapkan, dipelajari, dikembangkan dan dikonfigurasi ulang. Dukungan aplikasi, program dan sistem operasi yang luas akibat dari popularitas Internet menjadikan Intranet sebagai masa depan LAN. Keistimewaan fasilitas Intranet yang tidak terdapat pada jaringan lokal (LAN) konvensional adalah : Tampilan WEB (grafis, multimedia) pada sistem operasi, navigasi, aplikasi maupun databasenya. Fasilitas standar Internet : surat elektronik (E-mail), transfer file (FTP), emulasi terminal jarak jauh (Telnet, Rlogin), pengendalian peralatan network jarak jauh (SMNP). Aplikasi Internet yang kaya seperti search engine, mailing list, newsgroup, archie, gopher, wais dan sebagainya. Script programming universal Common Gateway Interface (CGI), Perl, Visual Basic, C dan Java yang mendukung operasi database. Dukungan integrasi database dan kompatibilitas dengan perangkat lunak yang telah ada seperti dengan Foxpro, SQL maupun Oracle. Teknologi LAN seperti manajemen database, sistem terdistribusi, client server, sharing resource and peripheral tetap dipertahankan. Salah satu hal terpenting dalam Internet / Intranet adalah keamanan jaringan (network security). Isu ini sensitif mengingat jaringan telekomunikasi komersial yang dipakai bersifat umum (public service communication network) sehingga rentan penyusupan dan penyadapan jaringan serta pembajakan data. Sejumlah teknologi keamanan canggih terus dikembangkan seperti firewall, enkripsi, encapsulated data packet, id recognition dan sebagainya, sehingga menjadi kelebihan tersendiri ketika diterapkan dalam Intranet. Berbeda dengan LAN yang menggunakan jaringan komunikasi terproteksi (VPN - virtual private network) sehingga keamanannya relative lebih terjaga sehingga cukup memakai teknologi enkripsi saja. Terminologi yang lebih berkembang dari Intranet adalah teknologi Extranet yang memiliki pengertian suatu jaringan Intranet yang dapat diakses dari luar baik melalui VPN maupun media komunikasi umum.

3. Apakah Internet Service Provider (ISP) Itu ?
Koneksi langsung ke Internet akan memakan biaya yang sangat tinggi yang tidak mungkin ditanggung oleh pengguna perorangan. Solusinya didirikanlah perusahaan penyedia jasa yang membangun infrastruktur koneksi ke Internet (diluar sistem telepon) dan kemudian membagi kapasitas yang dimilikinya kepada pelanggan. Dengan demikian biaya koneksi akan menjadi ringan karena ditanggung bersama oleh sejumlah pelanggan melalui registrasi dan iuran (biasanya berlangganan per bulan) kecuali biaya pulsa ditanggung sendiri oleh masing2 pengguna. ISP selain memperoleh keuntungan dari pungutan iuran kepada anggota, biasanya juga menjual jasa yang lain seperti layanan Virtual Private Networking (VPN - saluran WAN khusus intern perusahaan melalui Internet), koneksi dedicated (24 jam), pembuatan dan hosting (penempatan) situs Internet, konsultan jaringan komputer bahkan ada yang berjualan komputer. Sebagai organisasi komersial ISP haruslah berbentuk badan usaha yang sah menurut hukum yang berlaku. ISP juga harus terdaftar dalam lembaga Internet internasional serta memiliki alokasi IP address (alamat Internet) yang diatur oleh Internet Address Network Authority (IANA) dan memiliki domain yang terdaftar dan diakui komunitas Internet. Di Indonesia ISP mempunyai wadah yang disebut dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Beberapa kriteria umum untuk mengetahui kehandalan provider di Indonesia : Dari sisi pelanggan perlu diketahui berapa banyak data dapat dipindahkan antara 2 titik dalam 1 detik ? Ini adalah ide dasar bagi standar laju transfer data yang dinyatakan dalam satuan Bit Per Second (detik) (Bps.). Semakin besar nilai Bps. maka semakin cepat data dipertukarkan, satuan ini dibakukan sebagai standar kecepatan modem. Umumnya ISP memakai modem 28.8, 33.6 atau 56 Kbps. walaupun kinerja jaringan telekomunikasi publik (telepon) masih berkisar antara 9.6 Kbps. hingga 28.8 (Kbps.). Kecuali mempergunakan saluran digital khusus ISDN yang masih mahal tarifnya. Pergunakanlah modem dengan kecepatan yang sama atau lebih tinggi dari milik ISP karena kecepatan transmisi data biasanya mengikuti standar kecepatan terendah untuh menghindari kesalahan. Namun fasiltas teknologi kompresi data yang dimiliki modem biasanya mampu meningkatkan laju transfer data. Perhatikan pula rasio jumlah sambungan telepon yang dimiliki ISP dengan jumlah pelanggannya (normalnya maksimal 1 saluran untuk 10 pelanggan) Perhatikan Bandwidth yang dimiliki ISP. Bandwidth adalah lebar pita saluran yang dapat dilewati data pada saat yang sama, dapat dianalogikan dengan 'berapa lebar jalan yang akan dilewati mobil'. Bandwidth berkaitan dengan pertanyaaan 'berapa banyak data ditransmisikan dalam satu saluran pada satu saat ?'. Semakin besar bandwidth yang dimiliki maka semakin banyak data dapat ditransmisikan serta semakin banyak orang dapat memakai saluran yang sama tanpa berkurang kecepatan aksesnya. Saat ini ISP di Indonesia yang terbesar bandwidthnya sekitar 3 Mb, semakin kecil akan buruk kinerjanya dan ini berbanding lurus dengan jumlah pelanggan serta rata2 pemakaian saluran setiap saat. Jumlah pelanggan yang melebihi rasio bandwidth dan terjadinya beban puncak mengakibatkan browsing menjadi lambat dan mungkin beberapa service yang bandwidth intensive akan mengalami kegagalan (FTP dan Chat misalnya) Apakah ISP anda mempunyai server proxy ? Proxy adalah server khusus yang bertugas sebagai cache bagi pelanggan ISP. Server proxy adalah sebuah indeks alamat2 (host) vaforit berikut isinya yang sering dikunjungi oleh masing2 pelanggan. Proxy berguna sebagai akselerator akses disaat jaringan (baik ISP maupun host tujuan) berada pada beban puncak (peak). Sekaligus menghemat bandwidth yang dimiliki ISP karena dengan bantuan proxy server maka pengguna tidak perlu melakukan koneksi keluar untuk melihat isi host favoritnya Apakah ISP anda mempunyai backbone sendiri ? Backbone adalah saluran koneksi utama yang menghubungkan jaringan ISP dan Internet. Kebanyakan ISP di Indonesia menyewa backbone dari pihak ketiga karena membangun backbone sendiri membutuhkan teknologi yang berat dan dana yang sangat besar. Semula ISP memiliki (menyewa) backbone sendiri, namun kini 1 backbone bisa dipakai oleh banyak ISP karena krisis ekonomi (fluktuasi nilai tukar mata uang - tarif backbone dalam US$). Sebagai contoh 13 ISP nasional harus membangun konsorsium dan menyewa backbone 2 Mbps milik TelkomNet, akibatnya kinerja masing2 rendah karena harus berbagi pakai dengan pengguna backbone (ISP) lainnya. Padahal sebelumnya setiap ISP memiliki backbone sendiri rata2 minimal sebesar 512 Kbps hingga 3 Mbps Apakah setiap transaksi di Internet aman dari pembajakan, apakah ISP memiliki mekanisme pengaman ? Hampir setiap host di Internet menerapkan metode Firewall yaitu suatu cara verifikasi identitas berdasarkan pengenalan kode sistem yang masuk. Setiap pengguna memiliki kode sistem yang khas baik itu alamat (IP address) node (titik dimana komputer terhubung), nama user, password, sistem yang dipakai dan sebagainya masing2 secara unik. Firewall bekerja secara software dan hardware sekaligus sehingga memperkecil kemungkinan sistem keamanan ini ditembus. Dengan firewall dapat diketahui setiap koneksi yang tidak sah baik itu dari luar sistem maupun dari dalam sistem yang dimiliki ISP Mekanisme pengaman kedua di Internet adalah metode enkripsi dimana masukan data yang penting dan rahasia diubah dalam suatu algoritma tersandi dengan kunci tertentu yang saling berbeda satu sama lain di setiap transmisi dan transaksi koneksi. Dengan enkripsi maka kegiatan berbelanja di Internet menjadi aman karena setiap data yang dimasukkan (misalnya nomor kartu kredit) ditransmisikan dalam bentuk tidak dapat dikenali oleh siapapun kecuali sistem penerima. Sehingga walaupun data tersebut dibajak di tengah jalan, tetap tidak akan dapat diketahui isinya kecuali si pembajak mampu membongkar kunci algoritma penyandinya. Kegiatan perusakan, pembajakan, penyadapan, penyusupan illegal dan cenderung negatif semacam inilah yang disebut Phreaking dan Cracking, pelakunya disebut Phreaker dan Cracker. Sedangkan yang dimaksud dengan Hacking pelakunya disebut Hacker adalah kegiatan membangun, menganalisa, membongkar kelemahan dan memperbaiki system komputer, termasuk didalamnya kegiatan Phreaking dan Cracking namun untuk tujuan mempelajari suatu sistem.

4. Peralatan Standar Apa yang Perlu Dimiliki ?
Internet dapat diakses siapapun melalui segala jenis komputer seperti Mac, PC, Notebook, Palmtop, Mini komputer yang menjalankan sistem UNIX, DOS, Windows, OS2 atau System Mac. Karena jenis komputer yang paling populer adalah PC dengan sistem Windows maka referensi ini berdasarkan kriteria PC, sistem lain mengikuti standar yang setara dengannya. CPU 486 16 Mb. plus Harddisk 1 Gb. dan modem 28.8 Kbps. telah cukup cukup memenuhi syarat minimal untuk memakai Internet secara lengkap. Perangkat yang lebih baik dan lengkap akan banyak membantu terutama dalam hal kecepatan proses. Processor sekelas Pentium generasi terbaru, RAM diatas 32 Mb., chipset teknologi terakhir , monitor layar lebar, multimedia dan modem 33.6 Kbps. - 56 Kbps yang mendukung berbagai standar transmisi data serta koreksi kesalahan adalah pilihan terbaik.

5. Software Standar Apa yang Perlu ?
Umumnya pengguna di Indonesia familier dengan komputer jenis PC dengan perangkat lunak yang bekerja di platform DOS dan Windows. Sistem Operasi : MS Windows 3.x (+ Win32s), MS Windows 95, NT, IBM OS2, LINUX / UNIX. Browser : Internet Explorer 3.x, 4.x, Netscape Navigator 3.x, 4.x (Communicator) Utility lain : FTP, Telnet, Finger, IRC, Mail + News Reader dan sebagainya Anti Virus yang bisa bekerja menangkal serangan dari Internet. Kalau berminat mendalami HTML perlu ditambahkan lagi : Editor HTML : IE dan Netscape telah memiliki editor HTML grafis yang WYSIWYG (seperti Front Page dan Composer), demikian juga yang dari pihak ketiga seperti Dreamweaver (Macromedia) dan PageMill (Adobe). Namun editor HTML konvensional seperti HTML Editor, HTML Writer, Hotdog maupun HoTMetaL tetap diperlukan untuk beberapa alasan Editor Grafis : Corel Suite, Adobe PhotoShop berikut plug in seperti filter KPT Animasi Grafis : GIF Construction Kit dari Alchemy Works, Macromedia Flash atau yang lainnya Image Map : Paint Shop Pro, Map Editor atau yang lainnya. Sistem FTP : Untuk transfer file ke host WEB antara lain FTP32 LE, FTP Explorer. Koleksi animasi GIF, gambar teksture dan background akan mempercepat mempercantik dan mempermudah pekerjaan. Seluruh software ini bisa didapatkan dengan mudah di toko software dalam format CD. Harganya cukup terjangkau berkisar antara 15.000 - 60.000 rupiah. Pilihan kedua adalah download langsung dari web site / FTP server Internet software2 dimaksud. Beberapa ISP juga menyediakan fasilitas FTP lokal dimana user bisa mendownload program shareware dan freeware secara lebih cepat. Mintalah informasi ke ISP anda apakah memiliki koleksi software di atas. Pengertian Utility Lain Browser adalah software navigasi yang berfungsi sebagai penunjuk dan penuntun sekaligus menampilkan apa yang dijumpai di Internet bagi pengguna Finger adalah fasilitas pencari identitas suatu alamat di Internet Telnet adalah suatu fasilitas yang memungkinkan seseorang menghubungi dan menggunakan komputer yang berada di tempat lain (remote) melalui Internet FTP (File Transfer Protocol) adalah suatu protokol yang menjembatani pertukaran file antara dua sistem di Internet. Software yang populer adalah FTP32 LE IRC (Internet Relay Chat) populer disebut Chating adalah suatu media diskusi on line (langsung) atas topik tertentu diantara sekelompok pengguna Internet. Software yang bisa dipakai untuk kegiatan ini misalnya MiRC32 Mail Client + News Reader yaitu software pembaca mail dan news apabila anda memakai fasilitas e-mail, berlangganan majalah elektronik, mailing list dan usenet / news.

6. Bagaimana Setiap Sistem di Internet Dapat Saling Mengenali ?
Sistem di Internet dapat saling mengenali berkat adanya berbagai protokol transfer data dan sistem pengalamatan yang unik untuk masing2 node dan berbeda satu sama lain. Macam2 protokol ini adalah : HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol utama WEB yang mengatur tata cara yang harus dipakai oleh Browser untuk mengambil dokumen WEB dalam format HTML. FTP (File Transfer Protocol) yaitu protokol yang mengatur tata cara transfer file dalam bentuk biner dan teks antara dua node Internet. Gopher yaitu protokol yang dirancang untuk mengakses sistem gopher (suatu server dengan sistem menu) atau melalui Telnet Telnet adalah protokol untuk melakukan remote access melalui Internet antara 2 node yang terpisah jauh NNTP (Network News Transfer Protocol) adalah protokol yang mendistribusikan berita di Usenet yang sering disebut sebagai News SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) adalah protokol untuk pengiriman e-mail POP (Post Office Protocol) adalah protokol untuk menerima, mengenali dan menyimpan e-mail Dan sejumlah protokol lain yang bertambah sesuai perkembangan teknologi Internet. Seluruh protokol ini dapat mengetahui lokasi suatu informasi berkat adanya metode pengalamatan di Internet yang disebut URL (Universal Resource Locator). Formatnya adalah sebagai berikut : protokol_transfer://nama_host/path/nama_file contohnya : http://www.abiex-weblog.co.cc/index.html (http) protokol transfer yang dipakai, (www) menunjukkan host tersebut mendukung WEB, (mtv) adalah nama host yang dituju, (com) adalah nama top domain, (music) adalah path yang dicari dan (index.html) adalah dokumen yang akan ditampilkan oleh browser dalam format HTML. Selain itu sistem pengenal dan penamaan di Internet mengikuti suatu standar pengkategorian yang disebut Domain Name System (DNS). Dengan DNS setiap nama di Internet harus mengikuti kategori domain yang sudah ditentukan agar bias dikenali. Untuk memperoleh domain name seseorang atau suatu lembaga harus terlebih dahulu mempunyai alokasi IP address dari IANA atau ISP, memiliki mesin / server DNS sendiri atau terdaftar di salah satu mesin DNS dan kemudian mendaftar ke lembaga pengelola fasilitas domain registration baik Internasional maupun lokal. Contoh kategori domain adalah : com (organisasi komersial), edu (pendidikan), gov (pemerintahan), org (organisasi umum), mil (militer). Semua ini adalah standar top domain internasional yang harus diregistrasikan ke sebuah lembaga yang disebut INTERNIC. Sedangkan masing2 negara punya lembaga registrasi domain dan punya alokasi top domain masing2 misalnya au (Australia), jp (Jepang), sg (Singapura), my (Malaysia) dst. Di Indonesia (id) registrasinya melalui IDNIC yang menyelenggarakan fasilitas DNS untuk top domain co.id, or.id, go.id, mil.id, ac.id dan net.id Mengapa kita memerlukan DNS ? Dalam transmisi data ada istilah resolving address yaitu suatu proses penerjemahan domain name dan URL ke alamat IP. Secara elektronik mesin berkomunikasi dan saling mengenali melalui alamat node (IP address), sedangkan manusia sulit untuk menghapal alamat numerik (angka), lebih mudah mengingat dan menghapal identitas URL atau nama domain. Maka apabila anda mengetikkan URL http://arema.cjb.net maka sesungguhnya komputer anda menanyakan alamat IP dari host dan domain tersebut ke mesin / server DNS. Selanjutnya DNS server akan melakukan resolving name dan address sehingga komputer anda dapat menghubungi host yang dimaksud.

7. Bagaimana E-Mail dan Service Internet Lainnya Bekerja ?
E-mail. Sistem mail Internet bekerja sebagaimana kotak surat biasa, namun bedanya surat dikirim dalam bentuk dokumen dan didistribusikan secara elektronik sehingga disebut E-mail. Kelebihan e-mail adalah kecepatan, jarak ribuan mil hanya akan ditempuh selama beberapa detik (hampir seketika) sedang dengan jasa pos bisa memakan waktu berminggu-minggu. Setiap kotak surat memiliki pemilik (bisa perorangan, organisasi) dan alamat yang jelas, unik dan berbeda satu sama lain sehingga bias dipakai sebagai penunjuk identitas. Format pengalamatan mail mengikuti standar sebagai berikut : identitas_pemilik@nama_host misalnya dna3dc@mlg.ywcn.or.id (dna3dc) menunjukkan identitas pemilik alamat kotak surat (mail box), (@) menunjukkan bahwa format pengalamatan ini khusus untuk e-mail, (mlg) lokasi geografis host (Kota Malang), (ywcn) nama host, (or) menunjukkan identitas domain host ywcn yaitu organisasi umum, (id) identitas top domain host yaitu berada di Negara Indonesia. Secara umum format ini mirip URL dan tetap mengikuti standar DNS. Protokol yang menentukan distribusi mail di Internet disebut Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) yang berbasis kode ASCII. Format mail dalam kode ASCII dipergunakan khusus untuk dokumen mail yang berupa teks. Untuk transfer dokumen mail dalam bentuk grafis digunakan format biner dan mempergunakan protocol khusus yang disebut Multipurpose Internet Mail Extension (MIME). Protokol yang dipakai untuk menerima mail disebut dengan Post Office protocol (POP). Protokol ini yang mendefinisikan bagaimana sebuah mail dalam berbagai bentuk (asal dalam format SMTP) diterjemahkan dan diterima oleh sistem yang dimiliki user. Dengan kata lain SMTP adalah gerbang untuk mengirim mail dan sebaliknya POP adalah gerbang untuk menerima mail. Usenet / News Di Internet ada suatu banyak tempat yang menyediakan suatu kelompok diskusi yang disebut Usenet. Di dalamnya ditampilkan berbagai atikel yang disebut News dalam berbagai topik dan kategori yang disebut Newsgroup. Setiap pengguna Internet dapat mengikuti (berlangganan) diskusi di Usenet secara gratis. Peserta usenet dimungkinkan untuk membuka suatu topik baru maupun menutup / tidak mengikuti suatu group diskusi secara bebas karena usenet tidak memiliki pengelola khusus. Untuk mengakses server usenet diperlukan suatu software khusus yang disebut news reader. Setiap topik memiliki alamat khusus yang terdaftar di news server misalnya alt.culture.indonesia Mailing List (Milis) mirip dengan Usenet namun hanya membahas satu topik yang spesifik dan biasanya dikelola oleh suatu institusi. Dengan berlangganan milis sesorang dapat memperoleh berbagai informasi, artikel dan diskusi melalui mail yang rutin dikirimkan oleh penyelenggara. Milis mempunyai sejumlah aturan yang disepakati bersama menyangkut tata cara penulisan dan pengiriman serta isi materi artikel / diskusi sedangkan di usenet hal aturan ini mungkin tidak berlaku. Berlangganan milis tidak diperlukan software khusus kecuali harus memiliki alamat email karena artikel2 langsung dikirim ke alamat e-mail.

SPAM
SPAM adalah aneka informasi yang tidak berguna (sampah) yang dikirimkan oleh berbagai pihak ke alamat e-mail anda. Umumnya SPAM berisi iklan komersial namun tidak sedikit yang berisi humor, sumpah serapah, pornografi, ajakan dan pesan konyol serta berbagai isu serius namun tak memiliki hubungan apapun dengan kepentingan dan minat anda di Internet. SPAM bisa pula terjadi akibat ulah serangan illegal seseorang yang disebut dengan mail bombing dimana pelaku mengirimkan surat dalam jumlah yang banyak atau berukuran besar dengan tujuan memenuhi mailbox anda atau membuat macet mail server. SPAM muncul apabila kita kurang berhati2 dalam bertransaksi di Internet sehingga alamat mail kita dapat diketahui oleh penyelenggara layanan iklan komersial. Salah satu cara untuk menghindari SPAM adalah memasang suatu software yang bertindak sebagai filter atas mail yang masuk ke alamat anda. ISP biasanya menyediakan fasilitas ini dan tidak sembarangan memakai alamat e-mail sebagai identitas. Service Layanan di Internet lazim disebut sebagai service, secara fisik dilakukan oleh mesin yang disebut server atau disebut juga sebagai host melalui perantaraan protokol. Suatu server identik namanya dengan service dan protokol yang dijalankan. Misalnya WEB Server, service disebut WEB dan protokolnya disebut http, FTP Server servicenya disebut FTP dan protokolnya disebut ftp. Demikian juga yang lainnya. Karena nama host, sebutan service dan protokol seringkali sama / serupa maka harus dicemati dalam konteks apa istilah tersebut dipakai.

8. Search Engine
Internet adalah rimba belantara informasi, siapapun bisa tersesat didalamnya. Sering pengguna intenet tidak menyadari bahwa dirinya berada dalam suatu tempat yang memberikan manfaat atau tidak menemukan apa yang dicarinya sesuai dengan minat dan tujuan berInternet. Masalah ini muncul akibat ketidaktahuan, "hendak ke mana ?" adalah pertanyaan yang umum. Dalam kasus ini Search Engine bisa menjadi solusi yang tepat. Sebuah search engine adalah host yang berisi koleksi daftar alamat Internet yang telah ditata sedemikian rupa menurut indeks dan kategori topik tertentu. Pemakai layanan ini dapat mencari alamat, topik dan informasi yang diinginkannya di seluruh Internet hanya dalam waktu beberapa saat saja. Syaratnya hanya mengisikan sebuah atau beberapa kata, frasa maupun kalimat kunci (keyword) mengenai informasi yang dicarinya tersebut. Hal ini dimungkinkan karena search engine memiliki features atau fasilitas pencarian berdasarkan kesesuaian kata kunci yang dimasukkan terhadap data base yang dimilikinya baik itu sesuai seluruhnya, sebagian maupun tidak sesuai. Features ini dapat berperan berkat adanya operator logika dalam metode digital yang berbentuk pemisahan kriteria atas batasan "dan" "atau" "sama dengan" "tidak sama dengan" serta "benar" "salah". Penentuan sikap dan tujuan sebelum melakukan koneksi Internet adalah patokan perilaku yang harus selalu diingat. Kebijaksanaan akan mencegah anda tersesat atau membuang sumber daya (waktu, tenaga, uang, pulsa) secara percuma atau untuk hal2 yang kurang bermanfaat. Tentukan terlebih dahulu tujuan anda berInternet, cari informasi dari teman, buku, majalah atau media lain di mana alamat yang berhubungan, fokuskan pencarian pada topik dan informasi yang anda inginkan dan eprgunakan search engine untuk memaksimalkan pencarian.

9. Apakah Internet Mendukung Multimedia, Game, Hiburan Serta Aktifitas Lainnya ?
Dengan kemajuan yang diraih oleh WEB kini semakin banyak ragam informasi yang dapat ditampilkan di Internet. Jutaan kios yang mendukung multimedia (grafis, animasi, video, film, suara, efek 3D dsb.) muncul dalam berbagai tujuan dan visi. Bahkan kini dengan software tertentu PC anda bisa dijadikan video phone ke tujuan manapun dengan pulsa lokal ! Dengan teknologi tele conference konsep kegiatan pendidikan jarak jauh bisa diwujudkan. Demikian juga game baik yang on line maupun yang harus dibeli, shareware dan freeware telah menjadi bagian dari kekayaan Internet. Dunia hiburan yang lain seperti musik, film, televisi, majalah, koran, tabloid, teater juga telah berada di Internet. Anda bisa mendapatkan klip2 video yang anda sukai dalam bentuk MPEG yang dengan mudah dapat di download secara gratis. Informasi mengenai artis, gosip dan pernik2 selebritis lainnya tersedia melimpah. Banyak fans club yang membuka kios Internet dengan beragam informasi yang tidak terdapat dalam situs resmi. Dunia hiburan adalah daya tarik yang lain bagi Internet karena kekayaannya. Media massa adalah kelebihan lainnya. Koran on line akan menghadirkan berita terkini dihadapan anda lebih cepat daripada loper koran. Belum lagi alternatif sumber berita dapat anda kunjungi satu per satu tanpa harus mengeluarkan uang langganan serta menumpuk koran / majalah bekas yang berdebu di sudut rumah. Bilamana diperlukan hard copy cukup mencetaknya ke printer atau mengkopi ke disket. Informasi menjelajah dunia dalam orde detik, peristiwa reformasi di Indonesia berkat Internet dapat diikuti setiap menit dari ujung belahan dunia. Ketersediaan dan keragaman informasi di Internet juga sulit ditandingi media lainnya. Berbagai database, katalog, buku, ensiklopedia, perpustakaan dsb. tersedia gratis, lengkap dan cepat dalam bentuk tulisan maupun multimedia. Kemudian berbagai komoditas dan kesempatan bisnis on line diperjualbelikan di Internet sehingga orang dapat berbelanja dan berusaha di Internet. Kegiatan bisnis di Internet ini sering disebut sebagai e-commerce. Dewasa ini sebagian besar perusahaan multinasional terkena demam untuk menampilkan web sitenya di Internet. Mereka sadar bahwa Internet adalah pasar dan sumber bisnis yang sangat potensial.

10. Apakah Java, CGI dan ASP Itu ?
Kendala terbesar bagi suatu jaringan komputer besar multiplatform seperti Internet adalah diperlukannya suatu standar yang memungkinkan seluruh sistem tersebut bekerja sama. Berbagai protokol komunikasi telah diluncurkan untuk menjembatani perbedaan ini namun bagaimana dengan bahasa pemrograman untuk membangun software2 di dalam sistem yang satu sama lain berbeda tersebut ?

Java
Di Internet terutama WEB kisah sukses HTML telah banyak memberikan jawaban terhadap masalah ini. Namun HTML bukanlah bahasa yang kompleks dan mampu menangani masalah2 besar seperti data base. Pada masa awal Internet bahasa C menjadi andalan banyak orang dengan asumsi bahwa Internet terutama dibangun berdasarkan infrastruktur UNIX sedang C adalah bahasa ibu bagi UNIX. Namun Internet berkembang lebih jauh dan cepat dan bahasa C menjadi bermasalah karena terlalu kompleks dan terlalu banyak penyesuaian yang harus dilakukan untuk menerapkan C ke dalam aplikasi Internet. Awal 1995 SUN Microsystems memperkenalkan sebuah modifikasi dan penyederhanaan atas bahasa C standar yang disebut Java. Bahasa Java ini dengan cepat menjadi sangat populer karena berhasil diimplementasikan secara praktis sebagai suatu script ke dalam HTML. Dewasa ini Java telah diakui sebagai bahasa pemrograman standar di Internet dan terus dikembangkan oleh berbagai konsorsium (selain oleh SUN sendiri) guna memperbaiki kompatibilitas, fleksibelitas dan kecepatannya. Belakangan Java juga dikembangkan untuk aplikasi umum yang kompleks sebagaimana bahasa pemrograman lainnya dan bukan hanya untuk Internet. Java berbentuk script di dalam HTML dan dikenal dengan istilah Client Side Processing dimana proses eksekusi program dilakukan di komputer pengguna. Karena model tersebut maka Java Script memiliki kelemahan dalam hal kecepatan proses. Namun sebaliknya Java Script memiliki kelebihan tidak tergantung kepada fasilitas yang disediakan server.

CGI
Pemrograman lainnya di dalam aplikasi Internet menggunakan Common Gateway Interface (CGI) script. Banyak bahasa pemrograman komputer populer yang mendukung CGI diantara lain C, Perl, Visual Basic dst. Sebagian memang dikhususkan untuk aplikasi CGI pada mesin, server, dan software tertentu misalnya Cold Fusion, PolyForm, ASP, PHP maupun FrontPage Extension. CGI memakai model Server Side Processing dimana proses eksekusi program dilaksanakan dengan fasilitas server, pengguna tinggal menerima hasilnya. CGI mampu menghasilkan aplikasi yang sangat kompleks sehingga bisa menggantikan program2 LAN konvensional apabila diaplikasikan dalam Intranet. CGI juga sangat mudah diintegrasikan ke dalam model dan struktur aplikasi database, security, enkripsi dan otentikasi sehingga dengan cepat menjadi standar utama teknologi WEB / HTML khususnya di bidang ecommerce. 

Dynamic HTML
Kemampuan terbaru dari HTML adalah gabungan beberapa script dalam HTML yang halaman tampilan bersifat dinamik, cerdas dan mampu berubah otomatis sesuai kehendak pengunjung. Halaman ini bisa pula menampilkan hal2 tertentu atau pop up windows yang terpisah secara otomatis walaupun tanpa diminta setiap kali pengunjung membuka halaman tersebut. Halaman tersebut juga mampu mengerjakan hal2 tertentu yang tersembunyi seperti mengirimkan cookies atau mendeteksi informasi2 dalam komputer pengunjung. Ide dasarnya adalah suatu halaman web yang cerdas namun sederhana dengan memanfaatkan teknologi server dan script sekaligus. Setiap perusahaan memiliki sendiri standar DHTML ini, Microsoft misalnya menerapkan teknologi Active Server Pages (ASP) yang berjalan di platform server Windows NT based dengan menggunakan software Internet Information Server (IIS) serta memakai fasilitas script FrontPage Extension serta Active X.
 

Contoh Contoh Proposal Copyright © 2011-2012 | Powered by Erikson